Empati Korban Bencana Sumatra, 4 Titik di Balikpapan Batalkan Pesta Kembang Api
Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto-Chandra/ Nomorsatukaltim-
BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM – Jelang malam pergantian Tahun Baru 2026, Polresta Balikpapan menekankan untuk tidak lagi identik dengan pesta kembang api, melainkan diisi dengan doa bersama dan aksi solidaritas bagi korban bencana alam di wilayah Sumatra.
Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto menyampaikan, pihaknya telah mengimbau para penyelenggara acara di 4 lokasi untuk menyesuaikan konsep perayaan yang sebelumnya dirancang sebagai pesta kembang api.
Imbauan tersebut kata Anton disampaikan sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah daerah.
“Kegiatan tersebut diganti dengan kegiatan berupa penggalangan dana untuk korban bencana, kemudian juga dengan kegiatan doa bersama,” ujar Anton di Mapolresta Balikpapan, pada Rabu, 31 Desember 2025.
BACA JUGA: Polres Berau Ajak Warga Aktif Awasi Penggunaan Kembang Api saat Malam Tahun Baru
Empat lokasi yang semula direncanakan menjadi pusat pesta kembang api meliputi kawasan 2 pusat perbelanjaan, 1 hotel, dan 1 wisata pantai yang ada di Balikpapan.
Seluruh titik tersebut kini mengalihkan agenda perayaan ke kegiatan yang dinilai lebih bermakna dan berorientasi pada kepedulian sosial.
Anton menegaskan, pengalihan konsep ini bukan sekadar perubahan teknis acara, melainkan wujud solidaritas terhadap korban bencana alam di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Ia berharap masyarakat Balikpapan dapat merasakan duka yang sama dan mengekspresikannya melalui doa serta aksi nyata.
BACA JUGA: Masyarakat di Paser Diimbau Rayakan Nataru Tanpa Nyalakan Kembang Api
Selain itu, Kapolresta juga mengajak warga merayakan pergantian tahun secara sederhana dengan berdoa bersama keluarga, komunitas, maupun di lingkungan RT dan RW masing-masing.
Menurutnya, perayaan yang aman dan penuh empati jauh lebih bermakna dibandingkan euforia sesaat.
Dalam kesempatan tersebut, Anton turut mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan petasan selama malam tahun baru.
Ia menilai kewaspadaan perlu ditingkatkan untuk mencegah gangguan keamanan maupun risiko keselamatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

