Bankaltimtara

Basarnas Balikpapan Perluas Pencarian Nelayan yang Hilang Usai Alami Kebocoran Kapal

Basarnas Balikpapan Perluas Pencarian Nelayan yang Hilang Usai Alami Kebocoran Kapal

Proses pencarian nelayan hilang di perairan Teluk Balikpapan usai mengalami kebocoran kapal.-Basarnas Balikpapan-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Balikpapan masih mencari korban kecelakaan kapal pemancing yang mengalami kebocoran di perairan Teluk Balikpapan, Sabtu 27 Desember 2025.

Dalam insiden tersebut, enam orang berhasil diselamatkan. Sedangkan satu lainnya masih dalam pencarian hingga kini.

Korban yang masih dicari diketahui bernama Yanto (34), seorang nelayan pemancing yang berangkat melaut bersama rekan-rekannya sejak Jumat 26 Desember 2025 sekitar pukul 12.00 Wita.

Selanjutnya, operasi pencarian korban kecelakaan kapal pemancing yang bocor di perairan Balikpapan memasuki hari kedua pada Minggu 28 Desember 2025.

BACA JUGA:Kekurangan Guru Masih Terjadi, Disdikbud Balikpapan Buka 643 Formasi PJLP

Danru Operasi SAR Balikpapan, Dwi Adi Wibowo menjelaskan bahwa seorang korban bernama Yanto masih belum berhasil ditemukan setelah enam orang lainnya berhasil diselamatkan pada hari pertama operasi.

"Kami dari Kantor Basarnas Balikpapan menerima informasi bahwa ada kapal pemancing yang lambungnya bocor. Pada saat itu, kami melakukan pencarian."

BACA JUGA: Kapal Tabrak Jembatan Mahakam Hulu, KSOP dan Polairud Selidiki Penyebab Insiden

"Alhamdulillah, enam orang berhasil diselamatkan, dan tinggal satu orang atas nama Yanto yang masih belum berhasil diselamatkan,” tutur Dwi, pada Minggu (28/12/2025).

Untuk memaksimalkan upaya pencarian, tim SAR pun memperluas radius pencarian. Dwi Adi menyebutkan untuk radius pencarian, berada di sekitar 6 hingga 8 nautical miles dari titik Last Known Position (LKP) terakhir yang diinformasikan oleh rekan-rekan korban.

Adapun informasi kejadian ini berasal dari warga Balikpapan yang melaporkan insiden kapal pemancing tersebut.

“Memasuki hari kedua pencarian ini, kami menurunkan enam personel dengan menggunakan alat utama Rubber Boat Basarnas (RBB) di perairan Balikpapan,” tutur Dwi.

BACA JUGA:Tahun Baru di Rumah Aja, BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Petir

Sebelumnya, Basarnas menerima informasi awal kejadian diterima Kantor SAR Balikpapan pada Sabtu (27/12/2025) pukul 04.50 Wita dari pelapor bernama Disan Sinaga, yang merupakan keluarga korban.

Berdasarkan laporan tersebut, kejadian diperkirakan terjadi pada pukul 02.20 WITA di perairan Teluk Balikpapan. Titik perkiraan lokasi kejadian atau Last Known Position (LKP) berada di koordinat 1°26'38.97"S 116°55'47.41"E, dengan jarak sekitar 10,7 nautical miles ke arah selatan dari Kantor SAR Balikpapan dan estimasi waktu tempuh sekitar 1,5 jam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: