Bankaltimtara

Polisi Masih Dalami Dugaan Kelalaian di Balik Tewasnya 3 Pekerja RDMP

Polisi Masih Dalami Dugaan Kelalaian di Balik Tewasnya 3 Pekerja RDMP

Kasat Reskrim Polres PPU, AKP Dian Kusnawan. -istimewa-

PPU, NOMORSATUKALTIM - Polres PPU terus menyelidiki insiden yang mencabut 3 nyawa pekerja PT Semen Indonesia Logistik (Silog), di proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Lawe-Lawe, Desa Girimukti, Penajam.

Kasat Reskrim Polres PPU, AKP Dian Kusnawan, mengatakan rangkaian penyelidikan terus dilakukan.

Sampai saat ini, beberapa saksi telah dimintai keterangan. Baik itu rekan kerja ketiga korban, safety man atau tenaga pengawas, serta tenaga medis terkait dugaan kelalaian kerja.

"Total ada delapan saksi, semuanya dari PT Silog yang merupakan subkontraktor mengerjakan proyek tersebut," kata Dian, Selasa 11 November 2025.

BACA JUGA:DPRD Penajam Paser Utara Soroti Kegiatan Bimtek ke Luar Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran

Personel Polres PPU bersama dengan Polsek Penajam juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sampai saat ini pihak kepolisian masih melengkapi keterangan-keterangan yang memperkuat hasil penyelidikan.

Termasuk, kemungkinan memanggil pihak Kilang Pertamina Balikpapan (KPM).

BACA JUGA:Kecelakaan Kerja di RDMP Lawe Lawe, DPRD PPU Soroti Update Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

"Sementara dari PT Silog, untuk KPM belum kami mintai keterangan," terangnya.

Disinggung dugaan adanya unsur kelalaian dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam insiden tersebut, pihaknya belum dapat berbicara terlalu jauh khususnya terkait arah penyelidikan.

"Tentunya kalau saksi maupun alat bukti sudah cukup, baru bisa berikan keterangan, pasti akan kita umumkan," jelas Dian.

Sebelumnya, tiga pekerja tewas setelah tertimbun longsor galian di area proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Lawe-Lawe, Desa Giri Mukti, Kecamatan Penajam, pada Selasa (28/10/2025) lalu.

Korban meninggal dunia diidentifikasi sebagai Tri Mulyono, Wendi Antan Biu, dan Hartati.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait