Selama Ramadan 2025, Seluruh Tempat Hiburan Malam di Berau Wajib Tutup
ilustrasi.-istimewa-
BERAU, NOMORSATUKALTIM - Menjelang Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) mengimbau seluruh pengelola tempat hiburan malam (THM) di 13 kecamatan di Kabupaten Berau, terutama di Tanjung Redeb, untuk berhenti beroperasi.
Secara resmi masih menunggu surat edaran resmi yang dikeluarkan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Berau.
Kepala Satpol PP, Anang Saprani mengatakan, sambil menunggu surat tersebut, pihaknya akan melakukan pengawasan ke berbagai THM maupun tempat karaoke yang ada di Berau.
“Biasanya tiga hari sebelum Ramadan atau H-3 itu harus sudah tutup semua THM dan tempat karaoke. Nanti setelah Lebaran baru bisa kembali beroperasi,” kata Anang, Senin (24/2/2025).
BACA JUGA: Ini Daftar Larangan dan Imbauan Pemkab Kukar Selama Ramadan
BACA JUGA: PBNU Serukan Gerakan Bersih-bersih Masjid Serentak Jelang Ramadan 1446 H
Ia menjelaskan, penutupan THM dan tempat karaoke tersebut merupakan hal yang biasa dilakukan setiap tahun, terutama selama bulan suci Ramadan.
"Hal ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas serta menghormati umat islam yang menjalankan ibadah puasa," jelasnya.
Menurutnya, semua pengelola THM di Berau ini, sudah paham dan mengerti tentang aturan tersebut.
“Ini kegiatan rutin setiap tahun. Saya yakin mereka juga mengerti kondisi ini. Tapi tetap kami akan surati juga terkait surat edaran penutupan THM selama Ramadan,” tuturnya.
BACA JUGA: Risiko Kebakaran Meningkat saat Ramadan, Disdamkarmatan Samarinda Ungkap Penyebabnya
BACA JUGA: Dinkes Berau Agendakan Uji Sampel Produk Mamin selama Ramadan
Jika masih ada THM ataupun tempat karaoke yang kedapatan masih tetap beroperasi saat Ramadan, Anang menegaskan, akan diberikan sanksi tegas.
“Itu pasti kami sanksi, bisa berupa pencabutan izin operasi sementara. Tapi itu kan berjenjang juga," tegasnya.
Dia juga mengajak kepada seluruh pemilik THM dan karaoke untuk bersama-sama menghargai bulan suci Ramadan dengan tidak beroperasi. Mengingat, Kabupaten Berau adalah daerah yang memiliki kepercayaan beragama.
Tidak hanya itu, Anang juga meminta kebijaksanaan pemilik warung makan, untuk tidak terang-terangan beroperasi pada siang hari.
BACA JUGA: Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan dan Idulfitri, Kemenag Tunggu Hasil Sidang Isbat
BACA JUGA: Berikut ini Tips Agar Tetap Bugar Menjelang Puasa Ramadan
“Silakan berdagang, tapi jangan terlalu tampak seperti biasanya. Mungkin bisa ditutup dengan sedikit tirai. Kita hormati saudara yang sedang berpuasa,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

