Fakta Baru Temuan BBPJN Kaltim! Pasca Tabrakan Tongkang ke Jembatan Mahakam
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Hendro Satrio Kamaluddin saat meninjau kondisi Jembatan Mahakam beberapa waktu lalu.-(Ist./ Nomorsatukaltim)-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur (BBPJN Kaltim) telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap kondisi Jembatan Mahakam pasca ditabrak Tongkang Indosukses 28, pada Minggu (16/2/2025), pukul 15.50 WITA.
BBPJN Kaltim menemukan sejumlah fakta terkait kondisi struktur jembatan akibat benturan tongkang tersebut.
BBPJN Kaltim menemukan kerusakan pada tiang fender serta adanya retakan kecil pada pilar tiga (P3).
Pun demikian, BBPJN Kaltim memastikan bahwa struktur utama jembatan masih dalam kondisi aman.
"Setelah kami lakukan pemeriksaan, kami tidak menemukan kerusakan besar pada bagian jembatan," ujar Kepala BBPJN Kaltim, Hendro Satrio Kamaluddin, Kamis (20/2/2025).
Namun, mereka akan melakukan perbaikan segera pada bagian yang terdampak agar tidak berdampak lebih luas.
BACA JUGA: Fakta-Fakta Jembatan Mahakam Samarinda yang ‘Rutin’ Ditabrak Tongkang
Temuan Kerusakan Jembatan Mahakam
Hasil inspeksi BBPJN Kaltim mengungkapkan bahwa insiden tabrakan tongkang tersebut mengakibatkan 2 fender pelindung tiang jembatan hancur.
Dampak lebih lanjut, terdapat pergeseran 9 mm pada sambungan jalan jembatan dan retakan kecil di bagian bawah struktur.
Retakan tersebut, meskipun tidak membahayakan keseluruhan struktur, perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.
"Memang ada sedikit kerusakan pada fender yang roboh dan pada bagian bawah jembatan yang tergores serta mengalami retakan kecil. Ada juga pergeseran 9 mm pada sambungan jembatannya. Tapi kesimpulan kami, struktur jembatan secara keseluruhan tetap aman," terang Hendro.
Meskipun demikian, pihaknya tetap akan melakukan pemantauan intensif guna memastikan tidak ada risiko lebih lanjut yang dapat membahayakan pengguna jalan.
"Kami menilai kondisi jembatan dalam skala 0 hingga 5, di mana 0 berarti jembatan baru dan 5 sangat baik," ucapnya.
Dari hasil penilaian, BBPJN Kaltim tidak menemukan perbedaan tinggi lantai jembatan, sehingga dapat disimpulkan masih aman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
