Transfer Pusat Menyusut, Pemkot Samarinda Soroti Perlambatan Perputaran Uang
Berkurangnya dana transfer memengaruhi perputaran uang di daerah. Pemkot Samarinda perlu menyesuaikan langkah untuk menghadapi perlambatan ekonomi.-(Disway Kaltim/ Mayang Sari)-
Angka tersebut turun 43,38 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, ketika realisasinya mencapai sekitar Rp1,98 triliun.
Penurunan terbesar tercatat pada Dana Bagi Hasil (DBH). Realisasi DBH hingga September 2026 mencapai sekitar Rp229,07 miliar, turun dari sekitar Rp1,16 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi lain, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Samarinda hingga September 2026 berada di angka Rp878,32 miliar, meningkat 4,10 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebesar Rp843,71 miliar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
