799 Kasus ISPA Tercatat di Samarinda Sepanjang Agustus 2026
Para Relawan ITS Saat Membagikan Masker-Ari-Disway Kaltim
Karena itu, masyarakat dianjurkan melakukan langkah perlindungan sederhana saat beraktivitas di luar rumah, termasuk menggunakan masker untuk mengurangi paparan debu dan partikel dari udara yang berpotensi mengganggu saluran pernapasan.
Apabila kualitas udara di luar rumah sedang tidak baik, warga dapat menutup jendela dan pintu untuk sementara waktu agar paparan udara berasap dari luar tidak terlalu banyak masuk ke dalam rumah.
BACA JUGA:Diskan Kutim Benahi Rantai Sektor Perikanan hingga ke Pasar
Dinkes juga meminta masyarakat tidak mengabaikan gejala yang semakin berat dan segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami demam tinggi selama lebih dari tiga hari, sesak napas, napas cepat, nyeri dada atau tubuh semakin lemah.
Untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan ketika mengalami gangguan kesehatan, Dinkes Samarinda memastikan fasilitas kesehatan milik pemerintah tetap beroperasi dan siap menerima warga yang membutuhkan pemeriksaan maupun penanganan medis.
Pelayanan tersebut didukung 26 puskesmas yang tersebar di wilayah Kota Samarinda, serta RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kota Samarinda.
BACA JUGA:Produksi Padi Kaubun Diprediksi Tembus 3.000 Ton, Pemkab Akan Fokus Perkuat Hilirisasi Pertanian
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
