Bankaltimtara

Rp 20 Miliar Masuk ke Kas Daerah, BPPRD Optimistis PAD Balikpapan Tetap Aman

Rp 20 Miliar Masuk ke Kas Daerah, BPPRD Optimistis PAD Balikpapan Tetap Aman

Ilustrasi warga yang sedang antre membayar pajak di Balikpapan.-Istimewa -

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Balikpapan, Idham Mustari, menyebut bahwa Pemerintah Kota harus mengembalikan sekitar Rp20 miliar ke kas daerah.

Hal tersebut dikarenakan konsekuensi dari penyesuaian kebijakan yang harus mengikuti ketetapan lama.

“Efek dari penyesuaian memang ada, tapi sejauh ini tidak sampai menyebabkan defisit. Masih ada pendapatan lain yang bisa menutupinya,” ujarnya, Jumat (10/10/2025).

Idham menambahkan, pengembalian dana tersebut akan menjadi kompensasi bagi tahun depan.

Meski target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini sebesar Rp1,3 triliun diperkirakan tak sepenuhnya tercapai, Pemerintah Kota tetap optimistis karena beberapa sektor masih menunjukkan performa stabil.

BACA JUGA:Investor Cina Minati Proyek Waste to Energy di Balikpapan

Menurutnya, penyeimbang pendapatan tidak hanya berasal dari pajak daerah, tetapi juga dari sumber non-pajak dan non-PAD. 

“Yang lebih memahami detailnya memang di BKAD, tapi PAD kita kemungkinan terdampak,” terangnya.

Di sisi lain, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran PBB menjadi sorotan positif di tengah dinamika kebijakan fiskal tersebut.

Idham menyebut program insentif dan diskon pajak yang diluncurkan pemerintah beberapa waktu lalu berperan besar dalam meningkatkan kesadaran wajib pajak.

BACA JUGA: IIMS Garage Balikpapan 2025 Siap Hadir dengan Belasan Brand Otomotif Ternama, Catat Tanggalnya

“Program diskon itu efektif. Banyak warga yang sebelumnya menunda pembayaran akhirnya melunasi kewajibannya,” jelasnya.

Dengan sisa 15–20 persen wajib pajak yang belum menunaikan kewajibannya, BPPDRD menilai potensi penerimaan dari sektor ini masih cukup besar.

Pemerintah berencana melanjutkan strategi edukasi dan pemberian insentif agar partisipasi masyarakat semakin meningkat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait