Belum Disuntik Modal, Bupati Minta Perusda Berau Bertahan dengan Inovasi
Manajemen PT HSB saat menghadiri RDP bersama DPRD Berau membahas bisnis perusahaan, pada Selasa, 7 oktober 2025 lalu.-(Disway Kaltim/ Azwini)-
BERAU, NOMORSATUKALTIM — Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas buka suara soal kinerja sejumlah perusahaan daerah yang dinilai belum memberi kontribusi signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Ia menegaskan, seluruh Perusda masih terus berproses memperbaiki kinerja, meski dihadapkan pada keterbatasan modal dan tantangan pasar.
“Semua perusahaan daerah sekarang sedang berproses. Saya belum bisa menjawab seperti apa hasil akhirnya, intinya mereka tetap aktif. Hanya saja, kondisi kita tidak seperti dulu,” ujar Sri, Kamis, 9 Oktober 2025.
Sri mengakui, pemerintah daerah memang belum menyalurkan tambahan modal kepada seluruh Perusda.
BACA JUGA: 4 Perusda Berau Tak Setor Dividen, Fraksi Demokrat Perjuangan Desak Audit Total
BACA JUGA: Perusda Dinilai Belum Optimal Dongkrak PAD, Sekda Berau: Kontribusinya Masih Minim
Meski demikian, ia meminta perusahaan-perusahaan milik pemerintah daerah itu agar tetap bergerak dan kreatif mencari sumber usaha baru agar bisa bertahan tanpa bergantung pada suntikan APBD.
“Tapi sejauh ini kami belum memodali apapun karena mereka juga memutar dana yang ada di mereka,” tegasnya.
Bupati mencontohkan, salah satu perusahaan yang disebut tengah bertransformasi adalah PT Hutan Sanggam Berau (HSB) yang dulu fokus di sektor kehutanan, kini mulai mengarahkan bisnisnya ke bidang pertanian dan hortikultura karena pasokan kayu kian menipis.
“Kayunya sudah berkurang, bayarnya juga berkurang. Jadi mereka memang harus mengalihkan usaha ke bidang lain,” tutur Sri.
BACA JUGA: Kejati Kaltim Tahan Direktur Operasional PT Kace Berkah Alam Terkait Dugaan Korupsi Perusda BKS
Ia mengapresiasi langkah manajemen PT HSB yang mulai membuka usaha di sektor pertanian, terutama penanaman jagung yang dinilai sejalan dengan program ketahanan pangan daerah.
“Kita dukung ya, karena direkturnya cukup kreatif. Diversifikasi usaha mereka melalui penanaman jagung itu juga membantu pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

