Rencana Sirkuit Permanen di Berau Mulai Dikaji, Target Pembangunan 2027
Road Race Seri 7 Kaltim Kejurprov Bupati Cup 2025 berlangsung di sirkuit non-permanen di halaman Kakaban Aquatic.-(Disway Kaltim/ Azwini)-
BERAU, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mulai mengkaji rencana pembangunan sirkuit balap motor permanen pertama di daerah itu. Proyek yang disebut-sebut akan berdiri di atas lahan sekitar 12 hektare tersebut ditargetkan mulai dibangun pada 2027, dengan 2 lokasi alternatif yang kini masih dalam tahap pembahasan teknis.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah, mengatakan minat masyarakat terhadap olahraga otomotif di Berau meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun selama ini, ajang road race masih digelar di arena sementara di halaman Kakaban Aquatic, yang dinilai belum memenuhi standar keselamatan maupun teknis pembalap.
“Selama dua kali kejuaraan digelar di Kakaban Aquatic, tempatnya belum memadai dari sisi teknis maupun keamanan. Karena itu, kami di DPRD terus mendorong agar Pemkab merealisasikan pembangunan sirkuit permanen,” ujarnya, baru-baru ini.
Menurutnya, rencana pembangunan sirkuit permanen sudah masuk dalam pembahasan bersama pemerintah daerah. 2 lahan milik Pemkab saat ini sedang dikaji sebagai opsi, yakni di Samburakat, Kecamatan Gunung Tabur, serta satu lokasi alternatif lain yang masih dalam tahap kajian.
BACA JUGA: Progres Trek Sirkuit Balap Sudah 80 Persen, IMI Paser Siap Gelar Kejurnas pada Oktober Mendatang
“Insya Allah tahun 2027 mulai pengerjaannya. Satu di Samburakat seluas 12 hektar, satu lagi masih dikaji. Keduanya menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan lokasi paling layak,” jelasnya.
Agus menilai, kehadiran sirkuit permanen tak hanya penting untuk pembinaan atlet, tetapi juga akan mendorong geliat ekonomi masyarakat. Setiap gelaran balap motor, kata dia, selalu menggerakkan sektor UMKM di sekitar lokasi.
“Kegiatan seperti ini sangat diminati masyarakat. Banyak pelaku UMKM ikut berjualan dan mendapat penghasilan tambahan. Dampaknya bukan hanya bagi dunia olahraga, tapi juga ekonomi lokal,” tambahnya.
Selain itu, ia berharap kehadiran sirkuit dapat menjadi solusi untuk menekan praktik balapan liar yang masih sering terjadi di jalan umum. Fasilitas yang layak akan memberi ruang aman bagi pembalap muda untuk menyalurkan hobi secara positif.
BACA JUGA: Atasi Balap Liar, Dispora Kaltim Bangun Sirkuit Permanen di Stadion Palaran
“Sirkuit permanen ini nanti bisa menjadi tempat yang aman dan resmi bagi pembalap muda. Dengan begitu, minat mereka bisa tersalurkan dengan benar dan tidak lagi membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau, Amiruddin, membenarkan bahwa pembangunan sirkuit permanen menjadi bagian dari program unggulan 8 Plus Bupati Berau Sri Juniarsih Mas.
Tahun ini, pemerintah daerah mulai menyiapkan kajian teknis dan studi banding untuk menentukan desain serta standar sirkuit yang sesuai kebutuhan.
“Tahun anggaran ini sudah ada alokasi untuk kajian. Setelah itu, kami bersama KONI, DPRD, dan cabang olahraga terkait akan melakukan studi banding ke sejumlah sirkuit nasional sebagai pembanding,” ungkap Amiruddin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

