Embung Berkapasitas 80 Ribu Kubik di Pulau Maratua Belum Berfungsi, DPUPR Ungkap Kendalanya
Embung Kampung Teluk Alulu di Pulau Maratua, Berau masih menghadapi kendala pengoperasian karena aliran air tangkapan di pintu masuk embung belum maksimal.-(Disway Kaltim/ Azwini)-
BERAU, NOMORSATUKALTIM - Proyek pembangunan Embung Kampung Teluk Alulu di Kecamatan Pulau Maratua, Kabupaten Berau, telah menyelesaikan pembangunan kolam utamanya.
Kendati fisik bangunan tampak berdiri kokoh, masih terdapat persoalan yang perlu dibereskan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau, Hendra Pranata, menjelaskan bahwa persoalan utama terletak pada aliran air menuju pintu masuk embung yang belum optimal.
“Kolamnya memang sudah dibuat. Tapi masih ada kekurangan pada sistem tangkapan air untuk pintu masuk dalam menampung air. Itu yang sedang menjadi perhatian kami,” ujar Hendra, Senin 2 Maret 2026.
BACA JUGA: PUPR Berau Sebut Embung Maratua Butuh Tambahan Rp 16 Miliar agar Bisa Berfungsi
BACA JUGA: Atasi Krisis di Maratua, Pemkab Berau Siapkan Rp 14 Miliar untuk Pembangungan Tahap 1 Embung Air
Ia menyebutkan, dari total kapasitas 80 ribu meter kubik yang direncanakan, sistem yang ada saat ini baru mampu mengalirkan sekitar 6 ribu meter kubik air bersih.
Selisih yang cukup jauh tersebut membuat fungsi embung sebagai penopang ketahanan air bersih belum dapat dimaksimalkan.
Padahal, berdasarkan perhitungan teknis, kapasitas tampung embung dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di Kampung Payung-Payung dan Bohe Silian.
Keberadaan embung ini pun diproyeksi menjadi solusi jangka panjang atas persoalan ketersediaan air, terutama saat musim kemarau.
BACA JUGA: Dulu Penampung Air, Kini Jadi Wisata Populer: Embung Banyu Langit Disulap Jadi Destinasi Keluarga
BACA JUGA: Pemkab PPU dan Otorita IKN Tebar 10 Ribu Bibit Ikan di Embung MBH
Meski begitu, persoalan tidak berhenti pada peningkatan debit air semata.
Menurut Hendra, pemerintah daerah juga harus memastikan stabilitas suplai sepanjang tahun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
