DPRD Balikpapan Janji Tindaklanjuti Tuntutan Massa, Siapkan Diskusi Resmi
Ketua dan anggota DPRD Balikpapan saat menemui massa di Kantor DPRD Kota Balikpapan.-Salsa/ Nomorsatukaltim-
BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Ribuan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Balikpapan Bergerak (Barak) menggelar aksi di depan kantor DPRD Kota Balikpapan, pada Senin 1 September 2025.
Aksi yang sempat terhenti 45 menit untuk memberi waktu ibadah salat Ashar itu kembali berlanjut dengan tuntutan agar wakil rakyat turun menemui massa.
Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, pun hadir bersama anggota dewan lainnya untuk mendengarkan aspirasi dan menjanjikan tindak lanjut melalui forum resmi.
Dalam pertemuan terbuka di depan massa, Alwi menyampaikan apresiasi atas jalannya demonstrasi yang berlangsung tertib dan damai.
BACA JUGA: Ketua dan Anggota DPRD Balikpapan Temui Massa dengan Pengawalan Ketat Aparat
BACA JUGA: Emak-emak Orasi Curhat Anaknya Dipersulit untuk Sekolah, Begini Kata Wakil Ketua DPRD Balikpapan
Ia menegaskan DPRD siap menindaklanjuti tuntutan masyarakat dengan mekanisme yang jelas. "Kami sudah mendengarkan aspirasi dan tuntutan dari teman-teman mahasiswa serta unsur masyarakat. Mari kita bahas bersama dan dituangkan dalam berita acara," ucapnya.
Alwi meminta agar perwakilan demonstran menyusun daftar tuntutan dalam bentuk tertulis. Menurutnya, hal tersebut penting agar pembahasan bisa difokuskan pada poin-poin yang disepakati bersama.
"Demo ini harus ada solusi dan ending-nya dengan jelas. Apa saja yang menjadi tuntutan, tolong dituangkan dalam dokumen resmi. Saya dan wakil ketua akan menandatangani berita acara tersebut," tegasnya.
Sejumlah isu strategis kota turut disuarakan massa, mulai dari penanganan banjir, pelayanan air bersih, hingga perbaikan infrastruktur.
BACA JUGA: Massa Aliansi Balikpapan Bergerak Bakar Ban di Jalan, Aparat Perketat Pengamanan
BACA JUGA: Mahasiswa Balikpapan Aksi Turun ke Jalan, Warga Tepuk Tangan: Suara Mereka, Suara Kita Juga
Alwi menjelaskan, untuk menjawab persoalan tersebut DPRD membutuhkan waktu berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Balikpapan.
"Contoh masalah banjir, kami harus koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum. Sementara soal air bersih akan kami sampaikan ke Perumda Tirta Manuntung Balikpapan. Besok kita jadwalkan pertemuan dengan dinas terkait," jelasnya dihadapan aksi massa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

