Laga Perdana AS Roma vs Bologna, Serigala Ibu Kota dalam Tekanan
Klub serie A Italia 2025/2026-Serie A-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Raksasa ibu kota Italia, AS Roma akan menjalani laga perdana Serie A melawan Bologna, Sabtu (23/8/2025) waktu Italia, di Stadion Olimpico, Roma.
Pertandingan kali ini akan menjadi spesial. Pasalnya, Roma asuhan Gian Piero Gasperini akan memulai perjalanan kompetitif pertamanya di hadapan publik sendiri. Calon lawannya, Bologna juga bukan klub sembarangan.
Bologna racikan Vincenzo Italiano selama beberapa tahun terakhir menjelma menjadi tim yang membangun identitas kokoh, dan kini menatap Eropa dengan penuh ambisi.
Dari 5 laga terakhir serie A, Bologna mengantongi 3 kali kemenangan. Sementara Giallorossi baru meraih 1 kemenangan, sisanya berakhir imbang.
BACA JUGA:Nadeo Kembali Dipanggil Patrick Kluivert, Persiapan Hadapi Kuwait dan Lebanon
Atmosfer pun mengarah pada sebuah debut yang penuh ekspektasi, di mana sang pelatih baru Giallorossi dituntut langsung menampilkan sentuhan khasnya.
Dikutip dari Gianluca Di Marzio, setelah melalui kamp pelatihan dan pekan-pekan intens di Trigoria, Gasperini mulai meracik tim inti.
Posisi penjaga gawang masih dikawal Svilar. Ia tetap menjadi pilar utama di depan mistar.
Di depannya, sistem tiga bek sudah terbentuk. Komposisinya Mancini menjadi jangkar di tengah dan Ndicka mengisi sektor kiri.
Titik paling rapuh justru hadir di sisi kanan. Celik terkena larangan bermain. Ghilardi sempat tampil impresif, namun masih memperlihatkan keterbatasan, terutama saat menghadapi Neom dalam laga persahabatan, hingga harus berakhir imbang 2-2.
BACA JUGA:Full Pressing Tapi Menang Tipis Lawan PSBS Biak, Pelatih Borneo FC: Itulah Sepak Bola
Gasperini pun mulai menimbang Rensch, yang dinilai lebih stabil dibanding Wesley. Di kiri, Angeliño tidak tersentuh. Di lini tengah, pasangan Koné dan El Aynaoui tampil sebagai favorit.
"Kombinasi yang menjanjikan energi, tempo, dan dinamisme," tulis Gianluca Di Marzio.
Yang membuat ragu justru di lini depan. Duel antara Ferguson dan Dovbyk menjadi poros perhatian.
Ferguson memiliki karakter menghadirkan mobilitas dan kecerdasan taktis. Sedangkan Dovbyk memiliki keunggulan di fisik. Keputusan akhir tentu tetap di tangan alenatore Gasperini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

