CCTV Ungkap Aksi Pencurian dan Pembakaran Toko di Kukar, Anak Kades Terlibat
Salah satu pelaku pencurian dan pembakaran toko sembako di Kota Bangun Ulu, Kukar yang berhasil ditangkap oleh polisi.-(Disway Kaltim/ Bayu)-
KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM – Kasus pencurian disertai pembakaran toko yang sempat menggemparkan warga Desa Kota Bangun Ulu, Kutai Kartanegara (Kukar), akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian.
4 orang pelaku ditangkap, salah satunya diketahui merupakan anak seorang kepala desa (Kades) di Kecamatan Muara Kaman.
Pengungkapan kasus bermula dari rekaman kamera CCTV yang selamat dari kobaran api saat insiden terjadi pada Kamis, 15 Mei 2025.
Toko sembako yang terletak di Jalan H.M Aini, RT 11, Desa Kota Bangun Ulu itu diketahui sengaja dibakar pelaku setelah mereka terlebih dahulu melakukan pencurian.
BACA JUGA: Modus Baru Pemerasan di Balikpapan: Mengaku Anggota Ormas, Targetkan Warung dan Toko Kecil
BACA JUGA: Pria di Paser Terekam CCTV saat Bobol Toko Baju, Curi 2 iPhone di Meja Kasir
“Keempat pelaku kami tangkap di lokasi yang berbeda. Satu di Kota Bangun, dua di Muara Kaman, dan terakhir di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan,” ungkap Kapolres Kukar, AKBP Dodi Surya Putra, dalam konferensi pers yang didampingi Kapolsek Kota Bangun, AKP Ribut, Senin, 16 Juni 2025.
4 pelaku diketahui berinisial RU, AZ, MA, dan FR.
Salah satu dari mereka, menurut informasi yang diterima polisi, merupakan anak kepala desa di Muara Kaman.
Motif pembakaran dilakukan untuk menghilangkan jejak usai beraksi.
BACA JUGA: Polsek Muara Wahau Ringkus Pengedar Narkoba di Desa Wanasari, Sasar Pekerja Sawit
Namun, upaya tersebut gagal karena rekaman CCTV ternyata tidak sepenuhnya rusak.
“Ternyata CCTV di toko tersebut tidak habis terbakar. Anak dari pemilik toko langsung mengecek rekaman CCTV dan mengetahui bahwa kebakaran tersebut sengaja dibakar. Bahkan pemilik toko mengenali salah satu pelakunya, karena pernah bekerja di toko selama satu hari,” jelas AKP Ribut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

