Konsumsi Cokelat Hitam Ternyata Bisa Membantu Redakan Nyeri Saat Menstruasi
Konsumsi Cokelat Hitam Ternyata Bisa Bantu Redakan Nyeri Menstruasi.-(istimewa)-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Bagi sebagian besar perempuan, nyeri menstruasi atau dismenore menjadi tantangan bulanan yang tak jarang mengganggu aktivitas. Namun, ada cara sederhana yang bisa membantu meringankannya, yakni dengan mengonsumsi cokelat hitam.
Ahli gizi dan edukator diabetes, Deepsikha Jain, menjelaskan bahwa cokelat hitam mengandung magnesium dalam jumlah tinggi mineral penting yang dapat membantu mengurangi kram perut, rasa mual, dan ketidaknyamanan lainnya yang biasa muncul selama menstruasi.
“Cokelat hitam merupakan sumber magnesium yang baik, dan membantu meredakan kram serta gejala lain selama menstruasi,” ujar Deepsikha, dikutip dari ANTARA, Sabtu (24/5/2025).
Magnesium diketahui berperan dalam merelaksasi otot, sehingga dapat mengurangi kontraksi rahim yang menjadi penyebab utama rasa nyeri saat menstruasi.
Selain itu, mineral ini juga diketahui memiliki efek menenangkan sistem saraf.
BACA JUGA : Harga TBS Sawit di Kaltim Turun pada Awal Mei 2025
Lebih dari sekadar pereda nyeri, cokelat hitam juga membantu meningkatkan suasana hati.
Menurut Deepsikha, magnesium dalam cokelat merangsang produksi hormon serotonin yang berpengaruh terhadap rasa bahagia dan kestabilan emosi.
"Magnesium meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh, yang membuat kita merasa lebih bahagia dan tenang. Ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang mengalami perubahan suasana hati selama periode PMS," jelasnya.
Tak hanya itu, cokelat hitam juga mengandung antioksidan seperti flavonoid, yang berfungsi melawan peradangan dan membantu menjaga sirkulasi darah tetap lancar.
BACA JUGA : Pelanggaran di PSU Mahulu Terus Bertambah, Bawaslu Sudah Terima 8 Laporan, Mayoritas Dugaan Politik Uang
Konten ini berkontribusi dalam mengurangi rasa lelah dan nyeri yang sering menyertai siklus bulanan.
Agar mendapatkan manfaat maksimal, Deepsikha menyarankan untuk memilih cokelat hitam dengan kandungan kakao minimal 70 hingga 80 persen.
Semakin tinggi kadar kakaonya, semakin besar pula kandungan nutrisi aktif di dalamnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

