Bankaltimtara

Kaltim Terancam Gagal Target Swasembada Pangan karena Banjir

Kaltim Terancam Gagal Target Swasembada Pangan karena Banjir

Tak kurang dari 50 haktare lahan sawah di kawasan Lempake, Kota Samarinda terendam banjir hingga mengakibatkan gagal panen yang kedua kalinya di tahun 2025. -(Foto/ Antara)-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Banjir yang rutin menyambangi Kota Samarinda berpotensi mengancam upaya Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mencapai target swasembada pangan tahun ini. 

Sedikitnya 50 hektare sawah di Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, terendam air. 

Kondisi ini membuat puluhan petani di Kota Tepian harus bersiap menghadapi gagal panen untuk kedua kalinya dalam satu tahun.

"Ini tanam yang kedua. Yang pertama waktu banjir yang bulan Januari 2025. Nah, setelah itu kami tanam kembali, lalu sudah mendekati panen kebanjiran lagi hari ini," ungkap Manajer Brigade Pangan Suluh Manuntung sekaligus Ketua Kelompok Tani Krida Karya Utama, Adung KS Utomo, dikutip Antara, Rabu (14/5/2025).

BACA JUGA: Kesal Jalan Banjir Diterjang Kendaraan Ngebut, Warga Samarinda Hadang Pakai Parang

BACA JUGA: Banjir di Berau Berdampak Serius pada Sektor Perkebunan Kakao

Adung menyampaikan bahwa hingga malam hari, air belum menunjukkan tanda-tanda surut. 

Hujan deras yang kembali mengguyur sejak senja justru memperparah kondisi persawahan di kawasan Betapus, Girirejo, hingga Muang Ilir. 

Beberapa petani bahkan mengalami kerugian ganda karena hasil panen yang sudah dikumpulkan turut terendam dan hanyut terbawa air.

"Bahkan, ada petani yang sudah memanen namun hasil panennya ikut terendam dan hanyut," ucapnya.

BACA JUGA: Prediksi Banjir Susulan di Desa Bukit Subur, Dua OPD Siap Siaga

BACA JUGA: Banjir Rendam 13 Kampung di Kecamatan Damai Kubar, 2.852 Jiwa Terdampak

Menurut Adung, kawasan olah tanam (oplah) di wilayah Samarinda Utara ditargetkan mencapai 210 hektare. 

Namun, bencana banjir membuat sekitar seperempat dari luas itu kini terancam gagal panen. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: