Bankaltimtara

Berau Perkuat SOP dan Pengawasan Wisata Setelah Insiden Turis China

Berau Perkuat SOP dan Pengawasan Wisata Setelah Insiden Turis China

Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir memastikan pihaknya akan memperkuat SOP wisata untuk mengantisipasi insiden wisatawan.-(Disway Kaltim/ Rizal)-

BERAU, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan di sektor wisata. 

Khususnya di destinasi wisata selam unggulan, seperti Pulau Derawan, Maratua dan Kakaban. 

Langkah ini menyusul insiden meninggalnya seorang wisatawan asing asal China di perairan Pulau Kakaban, awal Mei lalu.

Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, menyatakan bahwa penguatan Standar Operasional Prosedur (SOP) di kawasan wisata merupakan keharusan yang tak bisa ditawar. 

BACA JUGA: Hendak romosi Pariwisata di Event Internasional, Disbudpar Berau Siapkan Anggaran Sebesar Rp5 Miliar

BACA JUGA: Kunjungan Wisatawan ke Biduk Biduk Meningkat, Warga Kecipratan 'Berkah'

Menurutnya, pengawasan tidak hanya bertujuan menjaga keamanan wisatawan, tetapi juga menyangkut reputasi daerah sebagai salah satu tujuan wisata bahari unggulan di Kalimantan Timur.

“Yang paling penting itu adalah SOP. SOP-nya harus ketat, jangan sampai hanya dibuat tetapi tidak disampaikan dengan jelas,” tegas Ilyas, Rabu (14/5/2025).

Ia menambahkan, penyampaian SOP harus dilakukan dalam bahasa yang mudah dipahami wisatawan, minimal dalam bahasa Inggris. 

Agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam prosedur keselamatan dan etika saat berada di laut. 

BACA JUGA: Kunjungan Wisatawan ke Berau Meningkat, Pulau Derawan Masih Menjadi Primadona

BACA JUGA: 64 Ribu Wisatawan Berkunjung ke KIPP IKN Selama Musim Libur Lebaran 2025

Pemandu wisata dan pihak pengelola resort, menurutnya, juga memegang peran penting dalam memastikan semua prosedur dijalankan.

“Para wisatawan yang datang ke sini pastinya sudah memiliki SOP sendiri. Mereka datang tentunya sudah tahu dan mengerti bagaimana caranya menyelam. Setidaknya mereka sudah memahami kondisi di sini,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: