Bankaltimtara

Berdasarkan Data BPS, 57 Persen Pengangguran di PPU Masih Nol Pengalaman

Berdasarkan Data BPS, 57 Persen Pengangguran di PPU Masih Nol Pengalaman

Kepala BPS Kabupaten PPU, Suko Haryono-Awal-Disway Kaltim

PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat fakta mengejutkan terkait struktur ketenagakerjaan daerah.

Dari total 5.073 orang pengangguran di PPU pada tahun 2025, sebanyak 57 persen di antaranya merupakan kelompok yang belum pernah memiliki pengalaman kerja sama sekali.

Kelompok dominan ini mayoritas diisi oleh pencari kerja pemula atau fresh graduate, baik lulusan tingkat sekolah menengah maupun perguruan tinggi yang belum berhasil menembus pasar kerja.

Kepala BPS PPU, Suko Haryono mengungkapkan, persentase penganggur tanpa pengalaman kerja tersebut tergolong cukup tinggi di daerah.

BACA JUGA:Pembuktian Kualitas Generasi Muda, Skuad Pramuka PPU Bertolak ke Jambore Nasional XII

"Sekira 57 persen pengangguran di PPU belum pernah punya pengalaman kerja. Ini cukup tinggi," katanya, Rabu 12 Agustus 2026.

Sementara itu, sisanya sebesar 42,91 persen adalah penduduk yang tergolong pengangguran berpengalaman, yaitu mereka yang sebelumnya pernah bekerja namun saat ini sedang tidak memiliki pekerjaan.

Data BPS tersebut sekaligus menjawab perbedaan angka pengangguran jika dibandingkan dengan data administratif Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU.

Pada periode yang sama yakni 2025, BPS mencatat jumlah pengangguran terbuka mencapai 5.073 orang dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,26 persen.

BACA JUGA:Hasil Job Fair PPU 2026, Perusahaan Diberi Tenggat 2 Bulan Berikan Data Pekerja Baru

Di sisi lain, Disnakertrans hanya mencatat 2.327 pencari kerja terdaftar hingga Desember tahun lalu menghasilkan selisih sebanyak 2.746 orang.

Suko menjelaskan, selisih data ini wajar terjadi karena BPS mengukur pengangguran melalui Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) berbasis sampel rumah tangga, bukan hanya berpatokan pada pencatatan kartu kuning (AK-1) di dinas.

"Pendataan BPS mencakup siapa saja yang pada saat survei sedang tidak bekerja, aktif mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha, sudah diterima kerja tapi belum mulai, hingga mereka yang baru berhenti bekerja seminggu sebelumnya. Karena itu parameternya lebih luas," terangnya.

Secara persentase tingkat pengangguran terbuka (TPT) 4,26 persen, angka pengangguran PPU sebenarnya masuk dalam kategori nomor dua terendah di Kalimantan Timur.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: