Bos Ducati MotoGP: No Valentino Rossi is Problem
Bos Ducati MotoGP Davide Tardozzi menyebut pensiunnya Valentino Rossi menjadi masalah bagi popularitas MotoGP.-(Foto/ Istimewa)-
JAKARTA, NOMORSATUKALTIM - Kepergian Valentino Rossi dari MotoGP dinilai masih meninggalkan dampak besar bagi popularitas balap motor di Italia.
Bos Ducati MotoGP, Davide Tardozzi, menyebut absennya legenda berjuluk The Doctor itu menjadi salah satu penyebab menurunnya pangsa pasar MotoGP di negaranya.
Valentino Rossi resmi pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2021. Sejak saat itu, Tardozzi menilai antusiasme publik Italia terhadap MotoGP tidak lagi sebesar sebelumnya.
Dalam wawancaranya dengan Speedweek, Tardozzi mengatakan Rossi bukan sekadar pembalap, tetapi sosok ikonik yang mampu menarik perhatian semua kalangan.
BACA JUGA: Persaingan Papan Klasemen Diprediksi Makin Ketat, Ini Jadwal MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello
BACA JUGA: Update Kondisi Alex Marquez dan Johann Zarco usai Kecelakaan Horor di MotoGP Catalunya
“Kami telah kehilangan pangsa pasar di Italia dalam beberapa tahun terakhir,” kata Davide Tardozzi, dikutip Crash.
“Saya tidak bisa berbicara mewakili negara lain. Kenyataan bahwa kita tidak lagi memiliki Valentino Rossi adalah sebuah masalah. Valentino Rossi adalah seorang bintang, seorang pahlawan bahkan bagi nenek-nenek," katanya.
Menurutnya, Valentino membuat semua kalangan jadi menggemari MotoGP. Popularitas Rossi membuat MotoGP memiliki daya tarik luas di Italia, termasuk bagi penonton yang sebelumnya tidak mengikuti dunia balap motor.
Meski begitu, ia mengakui MotoGP Italia masih memiliki figur kuat seperti Francesco Bagnaia serta performa kompetitif Ducati dan Aprilia yang membantu menjaga minat publik.
BACA JUGA: Hasil MotoGP Catalunya 2026: Diggia Jadi Juara, Balapan Sempat Dihentikan 2 Kali Akibat Crash
BACA JUGA: Hasil Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Alex Marquez Tercepat, Jorge Martin Gagal Finis
“Di sisi lain, Pecco Bagnaia sudah sangat terkenal di Italia selama beberapa tahun terakhir, dan tentu saja, Ducati dan Aprilia juga. Mereka melakukan pekerjaan yang baik dalam hal promosi,” lanjutnya.
Selain pensiunnya Rossi, Tardozzi juga menyoroti sistem siaran berbayar atau pay TV yang dinilai ikut memengaruhi jumlah penonton MotoGP di Italia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

