Bankaltimtara

Sri Mulyani Pastikan Tidak Ada PHK bagi Tenaga Honorer

Sri Mulyani Pastikan Tidak Ada PHK bagi Tenaga Honorer

Menteri Keuangan, Sri Mulyani menyatakan bahwa akan dilakukan penelitian lebih lanjut pemangkasan anggaran tidak berdampak kepada para tenaga kerja honorer.-(istimewa)-

NOMORSATUKALTIM - Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa tenaga honorer di kementerian dan lembaga tidak akan mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), meskipun pemerintah tengah melakukan efisiensi atau pemangkasan anggaran di berbagai sektor.

Sri Mulyani memastikan bahwa kebijakan efisiensi yang dijalankan tidak akan berdampak pada tenaga honorer.

Pemerintah akan melakukan kajian lebih lanjut untuk memastikan bahwa anggaran yang dipangkas tidak mengganggu alokasi belanja pegawai honorer.

“Kami memastikan bahwa langkah efisiensi tidak akan berdampak pada tenaga honorer,” ujar Sri Mulyani.

BACA JUGA :  Tak Ada PHK 2.200 Pekerja Konstruksi IKN, Basuki Sebut Proyek Jalan Terus

Ia menambahkan bahwa penelitian lebih lanjut akan dilakukan guna efisiensi kebijakan yang diterapkan oleh kementerian dan lembaga tetap berjalan tanpa mengurangi hak tenaga honorer.

Menurutnya, langkah ini penting untuk menjaga keseimbangan antara pengelolaan anggaran yang efisien dan perlindungan terhadap tenaga kerja.

Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas kekhawatiran publik terkait nasib tenaga honorer setelah adanya kebijakan efisiensi anggaran.

Sejumlah pihak menilai bahwa pemangkasan anggaran berpotensi mempengaruhi tenaga honorer yang selama ini berperan dalam menghentikan operasional lembaga dan lembaga.

“Untuk menjawab berbagai berita yang beredar di masyarakat, kami tegaskan bahwa tidak ada PHK bagi tenaga honorer di kementerian dan lembaga lingkungan,” kata Sri Mulyani.

BACA JUGA :  Pria di Paser Cabuli Anak di Bawah Umur, Terungkap karena Sering Ajak Keluar Malam Korban

Sebelumnya, wacana penerbitan anggaran menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Banyak pihak yang menilai apakah langkah ini akan berdampak pada efektivitas program-program yang telah dirancang oleh pemerintah.

Namun, Sri Mulyani memastikan bahwa pemerintah akan mengelola efisiensi anggaran dengan cermat agar tidak mengganggu pelayanan publik maupun tenaga kerja yang terlibat di dalamnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait