Pengoperasian RSUD Aji Muhammad Idris Muara Badak Dipercepat, Target Layani Warga Pertengahan 2026
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menarget percepatan operasional RSUD Aji Muhammad Idris, Muara Badak pada pertengahan tahun 2026. -(Disway Kaltim/ Ari)-
KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mempercepat proses pengoperasian RSUD Aji Muhammad Idris di Kecamatan Muara Badak dengan target mulai melayani masyarakat pada pertengahan 2026.
Percepatan dilakukan melalui penataan organisasi, penetapan manajemen, hingga pemenuhan perizinan operasional.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri memastikan seluruh tahapan pengoperasian rumah sakit daerah tersebut dikebut secara terukur dan berkelanjutan.
Langkah ini menyusul penetapan nama RSUD Aji Muhammad Idris yang telah resmi tertuang dalam Peraturan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 27 Tahun 2025 sebagai dasar hukum percepatan operasional.
BACA JUGA: Pembangunan RSUD AMS II Terganjal Izin, Pemprov Kaltim Janji Tuntaskan Administrasi
BACA JUGA: Pemprov Kaltim Versus Pemkot Samarinda: Bantah RSUD AMS II di Zona Rawan Genangan
Aulia menegaskan, pelantikan jajaran manajemen rumah sakit menjadi tahapan awal yang krusial untuk menata seluruh persiapan operasional. Dalam struktur awal tersebut, Achmad Fauzan dilantik sebagai Direktur RSUD Aji Muhammad Idris dan Suriami sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha.
“RSUD Aji Muhammad Idris bukan sekadar bangunan, tetapi kebutuhan mendesak masyarakat, sehingga seluruh proses harus kita percepat tanpa mengabaikan standar dan ketentuan yang berlaku,” ujar Aulia Rahman Basri belum lama ini.
Menurut Aulia, kehadiran RSUD Aji Muhammad Idris akan memperkuat sistem pelayanan kesehatan dan rujukan di Kutai Kartanegara, khususnya bagi warga Kecamatan Muara Badak, Marangkayu, dan kawasan pesisir sekitarnya.
Selama ini, masyarakat di wilayah tersebut harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan rujukan.
BACA JUGA: APBD Kukar Turun 40 Persen, Bupati Harapkan Kolaborasi dengan Swasta Jalankan Program Daerah
BACA JUGA: Juara MTQ Nasional Asal Kukar Terima Hadiah Rumah, Persiapan MTQ Nasional 2026 Dimatangkan
Ia menyebutkan, percepatan pengoperasian rumah sakit diharapkan dapat memangkas waktu tempuh masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan medis.
Seluruh tahapan persiapan, mulai dari penguatan organisasi hingga perizinan, ditargetkan rampung sesuai rencana agar pelayanan bisa dimulai pada pertengahan 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: layanan kesehatan

