Pemkab Kubar Rekonstruksi Jalan Strategis Sepanjang 20 KM
Jalan Simpang Raya–Muliaq menjadi jalur penghubung kegiatan ekonomi.-Eventius/Disway Kaltim-
Ia menambahkan bahwa perubahan konstruksi jalan menjadi langkah yang tidak bisa dihindari mengingat kondisi jalan lama yang sudah tidak lagi sesuai dengan kebutuhan saat ini.
“Kita tidak mungkin mempertahankan konstruksi yang lama. Mau tidak mau harus dilakukan peningkatan atau rekonstruksi agar jalan bisa bertahan lebih lama dan aman digunakan,” katanya.
Pilip menyebutkan bahwa dalam rencana tersebut pemerintah kabupaten akan melakukan peningkatan jalan pada sebagian besar ruas yang tersisa setelah penanganan oleh BPJN.
Dengan demikian diharapkan kualitas jalan secara keseluruhan dapat meningkat.
BACA JUGA:Kabar RSUD Harapan Insan Sendawar Tahan Pasien Mencuat, Direktur Membantah
Menurutnya, peningkatan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
Karena berpengaruh langsung terhadap mobilitas masyarakat serta kegiatan ekonomi.
Ia juga menilai konektivitas antarwilayah di Kutai Barat masih membutuhkan perhatian, terutama pada ruas-ruas jalan yang menjadi jalur penghubung utama antar kecamatan.
“Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas masyarakat tentu akan lebih lancar. Aktivitas ekonomi juga bisa berjalan lebih efektif,” ujarnya.
Pilip menegaskan bahwa rencana peningkatan jalan tersebut masih akan disesuaikan dengan tahapan perencanaan dan kemampuan anggaran daerah.
Namun pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk melakukan perbaikan secara bertahap.
Ia berharap melalui kerja sama antara pemerintah kabupaten dan BPJN, peningkatan kualitas jalan di wilayah Kutai Barat dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Harapannya tentu jalan yang ada bisa lebih baik dan mampu mendukung aktivitas masyarakat maupun distribusi barang di wilayah Kutai Barat,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
