Bankaltimtara

Menjaga Tahura, Menjaga Kehidupan

Menjaga Tahura, Menjaga Kehidupan

Salah satu kawasan Tahura Banten yang masih asri-Arie Pramana Putra-Disway Kaltim

Pepohonan dengan usia lebih dari 100 tahun, salah satunya jenis mahoni masih cukup banyak.

"Tahura kita ini lebih unik dari tahura-tahura lain di Indonesia, kita berasa di titik 0 hingga 800 mdpl," tutur Hudri.


Salah satu kawasan Tahura Banten yang masih asri.-Arie Pramana Putra-Disway Kaltim

Untuk diketahui, satwa yang paling banyak terlihat adalah burung, Elang Jawa, Elang Ular Bido, Elang Hitam, Elang Laut Perut Putih, Julang Emas, Serak Bukit dan masih banyak lainnya.

Hewan darat ada macan kumbang, Surili, dan Kukang Jawa.

Menyusuri kawasan Tahura Banten tidaklah sulit, jalan setapaknya masih nyaman dilalui. Mudah bagi siapapun yang melaluinya.

Termasuk untuk wisata. Saat ini, kata Hudri untuk wisata populer adalah air terjun curug puteri, air terjun curug gendang, cadas ngampar, hingga bendungan.

"Ada juga area untuk camping, makin populer ketika Pak Gubernur Banten Andra Soni berwisata ke curug," imbuhnya.

Tak hanya wisatawan lokal, kini Tahura Banten mulai mendunia dengan keberadaan wisatawan asing. 

Tentu, Tahura Banten dapat dikatakan komplit, selain menjadi kawasan dilindungi dan untuk edukasi agar masyarakat menjaga alam, juga dapat menjadi kawasan wisata alam yang ramah bagi siapapun.

Bahkan kerap menjadi tempat penelitian mahasiswa. Berdasarkan informasi ada ditemukan tanaman yang bisa menjadi obat untuk penyakit.

"Kawasan ini semakin ramai dikunjungi, waktu itu belum kita kenakan tarif. Pada tahun 2024 akhir ketika adanya Perda, kita kenakan untuk pengelolaan kawasan. Ini juga tentunya jadi potensi pendapatan bagi daerah," jelasnya.

Kepala DLH Pemprov Banten, Wawan Gunawan menyampaikan, kawasan Tahura Banten sangat potensial untuk wisata, dengan tetap dijaga keberadaannya karena menjadi kawasan konservasi.

Tentu kawasan ini, menurutnya bisa menjadi wisata edukasi bagi masyarakat. 

"Ada keinginan Pak Gubernur ini menjadi seperti Taman Safari," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: