Menu MBG SPPG Bontang Selatan 3 Terbukti Mengandung Bakteri E Coli
Menu MBG dari SPPG Bontang Utara batal didistribusikan karena gagal lolos uji organoleptik.-(Ilustrasi/ Istimewa)-
BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibuat oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang Selatan 3, terbukti mengandung bakter e-coli.
Termuan itu merupakan hasil laboratorium pemeriksaan sampel makanan.
Dapur tersebut yang melayani SD dan SMP Vidatra yang beberapa waktu lalu diduga terjadi keracunan massal.
Akibat kejadian tersebut, puluhan murid-murid di sana mengalami mual, muntah hingga pingsan.
BACA JUGA:Cegah Keracunan MBG Terus Berulang, DPRD Bontang Agendakan Sidak SPPG secara Berkala
Kepala Dinas Kesehatan Bontang, drg Toetoek Pribadi Ekowati mengatakan, hasil uji laboratorium menunjukkan sampel ayam suwir dalam menu MBG mengandung bakteri Escherichia coli (E-coli).
“Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan pada sampel ayam suwir ditemukan bakteri Escherichia coli. Temuan ini mengindikasikan higiene dan sanitasi makanan yang kurang baik,” kata Toetoek, saat dihubungi, Rabu 19 Agustus 2026.
Toetoek menegaskan tidak semua jenis E. coli berbahaya bagi manusia.
Sebagian besar bakteri tersebut hidup secara normal di saluran pencernaan manusia maupun hewan.
BACA JUGA:Bendera Berukuran Raksasa Dikibarkan di Pelataran Bontang Kuala
Sementara hanya jenis tertentu yang dapat menyebabkan keracunan makanan dan diare.
Menurutnya, keberadaan E. coli pada makanan matang seperti ayam suwir mengindikasikan kemungkinan terjadi kontaminasi setelah proses pemasakan.
Kontaminasi dapat terjadi saat pengolahan, penyimpanan, distribusi, maupun penyajian makanan.
BACA JUGA:Revitalisasi Drainase di HM Ardan Sudah 13,8 Persen
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
