Lagi dan Lagi, Murid di Bontang Kembali Keracunan MBG
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris saat menjenguk pelajar yang diduga keracunan menu MBG.-istimewa-
“Cucu saya yang SMP yang dirawat. Cucu saya yang SD juga langsung diperiksa. Syukurnya sehat,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi ini baru pertama terjadi. Ia trauma dengan kejadian tersebut. Alhasil, ia minta agar cucunya tidak lagi mengonsumsi MBG.
“Kita di rumah sangat memperhatikan kualitas makanannya. Saya menyayangkan kondisi ini terjadi,” tegasnya.
Ia menjelaskan, menu MBG yang dikonsumsi siswa pada hari itu berupa nasi uduk dan ayam suwir.
“Karena kejadian itu, mulai besok ada edaran dari sekolah MBG di Vidatra dihentikan sementara waktu,” tambahnya.
Di hari yang sama, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris langsung datang ke RS Badak NGL.
BACA JUGA:Siswa dan Guru Diduga Keracunan Menu MBG, Operasional SPPG Bontang Utara 2 Dihentikan Sementara
Di sana ia bersama rombongan melihat kondisi anak-anak yang diduga keracunan makanan MBG.
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris meminta masyarakat tidak langsung panik akibat kejadian tersebut.
Pemerintah bersama Dinas Kesehatan telah melakukan langkah penanganan dan evaluasi terhadap persoalan yang muncul.
AH mengatakan, keamanan makanan dalam program MBG merupakan tanggung jawab bersama.
Pemerintah, pengelola satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) hingga pihak sekolah memiliki peran masing-masing untuk mencegah persoalan serupa.
Ia memahami apabila terdapat orang tua yang kemudian merasa khawatir.
BACA JUGA:24 Siswa dan Guru di Bontang Alami Mual-Diare, Diduga Usai Santap MBG
Bahkan memilih tidak memberikan makanan MBG kepada anaknya. Kekhawatiran tersebut merupakan hal yang wajar setelah adanya kejadian yang membuat masyarakat cemas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
