Wabup Berau Harap Proyek Kereta Api Trans Kalimantan Bisa Dilanjutkan
Wakil Bupati Berau Gamalis.-Azwini/Disway Kaltim-
Menurutnya, dengan berbagai persiapan yang pernah dilakukan, termasuk pengiriman pelajar ke Rusia, proyek tersebut seharusnya sudah dapat bergerak ke tahap pembangunan.
Namun hingga kini, realisasi proyek belum juga terlihat. Gamalis menduga terdapat sejumlah pertimbangan, termasuk dari sisi investasi dan keuntungan ekonomi, yang membuat proyek tersebut belum berjalan.
"Mungkin saja pihak investor atau pihak kereta api merasa ini belum memiliki kesesuaian. Karena kembali lagi, ini masalah profit oriented,” jelasnya.
Meski tetap menyimpan optimisme terhadap rencana besar tersebut, Gamalis meminta ada langkah konkret yang segera diwujudkan pemerintah pusat, bukan sekadar pembahasan berulang tanpa kepastian.
Ia menilai berbagai kajian terkait jalur rel kereta api Kalimantan sebenarnya telah dilakukan sejak lama, termasuk pada masa penjajakan kerja sama dengan Rusia beberapa tahun silam.
Maka dari itu, menurutnya, saat ini yang lebih dibutuhkan adalah realisasi dan tindakan nyata.
BACA JUGA:Lindungi Derawan dari Abrasi, DPUPR Berau Kebut Izin Proyek Rp80 Miliar
“Padahal seharusnya tidak lagi pada kajian, tapi pada direalisasikan atau tindakan. Kajian-kajian lama kan sudah pernah dilakukan ketika Pak Awang Faroek melakukan komunikasi terkait perkembangan perkeretaapian dengan Moskow,” tegasnya.
Karena itu, Gamalis berharap pemerintah benar-benar memberikan kepastian arah pembangunan proyek tersebut.
Agar tidak sekadar menjadi harapan masyarakat Kalimantan yang terus berulang tanpa kejelasan.
“Tidak apa-apa kalau memang harus ada kajian lagi. Tapi mudah-mudahan kajian itu tidak lalu memberikan harapan-harapan saja kepada masyarakat Kalimantan Timur,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
