Pergerakan Wisatawan di Berau Selama Lebaran Tembus 90 Pengunjung
Tepian Pulau Derawan, Tanjung Redeb.-dok/Azwini/Disway Kaltim-
BACA JUGA:Terima 6 Aduan THR, Disnakertrans Berau Panggil Perusahaan Terlapor
Sementara itu, arus masuk ke Pulau Derawan melalui Dermaga Sidayang mencatat 7.864 orang, disusul Air Asin Panas Pemapak dengan total 7.863 pengunjung yang di dalamnya terdapat 4 wisatawan asing.
Samsiah menilai meningkatnya angka kunjungan ini merupakan dampak nyata dari semakin luasnya konektivitas menuju Bumi Batiwakkal.
Perbaikan infrastruktur jalan membuat pergerakan wisatawan jauh lebih dinamis, di mana pelancong kini dapat menjangkau beberapa objek wisata sekaligus dalam satu rangkaian perjalanan tanpa terkendala akses.
Apalagi, pilihan aksesibilitas menuju Berau kini semakin beragam, baik melalui jalur udara, laut, maupun darat. Salah satu faktor krusial yang mendongkrak minat wisatawan adalah beroperasinya akses darat baru yang menghubungkan Berau dengan Kutai Timur pasca-peresmian Jembatan Sei Nihung.
Kehadiran jalur alternatif ini memangkas waktu tempuh menuju wilayah pesisir selatan, seperti Biduk-Biduk, sehingga perjalanan menjadi lebih efisien dan nyaman.
Selain akses darat, kemudahan juga dirasakan wisatawan dari Kalimantan Utara dengan hadirnya layanan speedboat reguler rute Tarakan-Berau pulang-pergi (PP).
Kehadiran transportasi air ini menjadi solusi praktis bagi warga Kaltara yang ingin berlibur ke Berau tanpa harus menempuh perjalanan darat yang panjang.
"Kemudahan akses ini memicu minat orang luar daerah untuk memilih Berau sebagai tujuan liburan. Infrastruktur yang memadai memang menjadi urat nadi pariwisata kita," lanjutnya.
Di sisi lain, masifnya promosi melalui media sosial juga dianggap memiliki andil besar dalam mendongkrak popularitas destinasi lokal.
Visual keindahan alam Berau yang tersebar luas di jagat maya berhasil menarik minat pelancong domestik maupun luar daerah secara masif.
Ke depan, Disbudpar berharap tren positif ini bisa terus berlanjut secara berkelanjutan.
Samsiah memastikan pihaknya terus meningkatkan kualitas pelayanan, standardisasi fasilitas, serta pengelolaan destinasi agar sektor pariwisata bisa berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi warga lokal dalam jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
