Efisiensi Anggaran Berdampak pada ADK, Bupati Berau: Pemerintah Kampung harus Selektif Tentukan Program
Bupati Berau, Sri Juniarsih-istimewa-
Untuk 2026, fokus pembangunan diarahkan pada pembangunan drainase, jalan usaha tani, serta pengembangan sektor pariwisata.
"Program tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," harapnya.
BACA JUGA: Dewan Bicara Pengembangan Wisata Berau: Dokumen Bagus, tapi Kemauan Politiknya Kurang
Sementara, di sektor pendidikan, pemerintah memprioritaskan penambahan ruang kelas SD, lanjutan pembangunan SMP Balikukup, serta RDK.
Untuk di bidang kesehatan, akan dilakukan rehabilitasi rumah dinas tenaga kesehatan, puskesmas pembantu, dan fasilitas kesehatan di Kampung Kayu Indah.
“Di tengah efisiensi anggaran, sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas. Di bidang keagamaan, bantuan hibah juga telah diberikan untuk masjid dan gereja,” bebernya.
Selain itu, Bupati juga mendorong kader TP PKK mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM), khususnya produk cinderamata bagi wisatawan.
BACA JUGA: Bantuan Tunai UMKM Diganti Pendampingan, Diskoperindag Berau Sasar Manfaat Jangka Panjang
BACA JUGA: Dorong Penguatan UMKM, Diskoperindag Berau Fasilitasi Perizinan Usaha Secara Gratis
Pemerintah daerah memberikan dukungan melalui pengemasan produk hingga perizinan agar layak dipasarkan.
“Kita terus mendukung peningkatan UMKM, termasuk pengemasan produk dan perizinan PIRT agar layak dipasarkan. Hasilkan produk yang unik dan berkualitas,” ucapnya.
Pemerintah kampung, masyarakat, dan swasta juga diminta berkolaborasi dalam pengembangan pariwisata Berau.
“Pariwisata dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, sekaligus mendukung pelestarian budaya dan lingkungan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

