Bankaltimtara

Akses Jalan Terbatas, Dekranasda Mahakam Ulu Hadapi Kendala Pembinaan Pengrajin

Akses Jalan Terbatas, Dekranasda Mahakam Ulu Hadapi Kendala Pembinaan Pengrajin

Peserta Dekranasda Mahulu memerlihatkan hasil kerajingan tangan di stan pameran Dekranas di Balikpanan.-Salsabila/Disway Kaltim-

BACA JUGA:Event Dekranas Dorong Okupansi Hotel di Balikpapan Naik Lebih dari 50 Persen

Dia pun berharap, agar pemerintah pusat dan provinsi mempercepat pembangunan akses menuju kampung-kampung terpencil, terutama di Kecamatan Long Apari dan Kecamatan Long Pahangai.

"Harapannya supaya pusat lebih memperhatikan jalan kami, biar kami mudah ke sana dan tidak membutuhkan biaya besar," ungkapnya.

Selain soal infrastruktur, Dekranasda Mahakam Ulu juga menghadapi tantangan dalam regenerasi pengrajin.

Yopita menyampaikan bahwa minat generasi muda terhadap kerajinan tradisional masih terbatas.

"Untuk anak muda sementara ini masih 50-50 yang mau. Karena tidak semudah itu merangkul anak muda. Tetapi kami tetap berusaha, mungkin nanti akan disosialisasikan lewat sekolah," tuturnya.

Ia menilai pengrajin dari kabupaten dan kota lain di Kalimantan Timur sudah lebih berkembang pesat.

BACA JUGA:UMKM Balikpapan Utara Siapkan Strategi Khusus untuk Pameran Nasional HUT Dekranas 2025

Kondisi tersebut menjadi dorongan bagi pihaknya untuk terus mendampingi pengrajin lokal meskipun Mahakam Ulu termasuk kabupaten baru.

"Kabupaten dan provinsi lain sudah berlari, kami masih merangkak," pungkas Yopita.

Meski demikian, Dekranasda Mahakam Ulu terus berkomitmen melanjutkan upaya pembinaan kelompok pengrajin, dengan memprioritaskan akses promosi dan pemasaran produk kerajinan yang berciri khas budaya setempat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: