Empat Kawasan terbakar di Kampung Labanan Makarti pada Jumat (9/8). (BPBD untuk DiswayBerau) Tanjung Redeb, DiswayKaltim.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Bumi Batiwakkal, kali ini di Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, Jumat (9/8). Komandan Regu (Danru) II Pemadam Kebakaran BPBD Berau, Agus Harianto menyebutkan, kebakaran lahan terjadi di beberapa titik, yakni Kilometer (Km) 10, Km 18, Km 19, Km 20 Kampung Labanan Makarti. “Masih banyak titik yang belum terjangkau petugas dikarenakan kurangnya jarak pandang akibat asap,” kata Agus saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat (9/8) malam. Pihaknya, menurunkan tiga unit mobil damkar dan 23 petugas untuk menjinakkan kobaran api. “Hingga pukul 23.00 Wita, kami masih berupaya memadamkan api. Beberapa titik api belum bisa terjangkau petugas,” jelasnya. Kebakaran lahan yang ada di Labanan Makarti ini diperkirakan terjadi mulai pukul 13.43 Wita dan mendapatkan penanganan pada pukul 17.00 Wita. “Sesuai dengan jalur regulasi kami menunggu perintah dari BPBD untuk melakukan pemadaman api, jadi begitu mendapatkan informasi kami harus tetap menunggu perintah dari BPBD,” imbuhnya. Kebakaran lahan yang saat ini terjadi cukup membuat petugas damkar kewalahan, karena faktor angin yang membuat api dengan cepat merambat ke sekitarnya. Lokasi yang tidak rata juga membuat akses menuju titik api menjadi salah satu kendala dihadapi oleh unit damkar untuk melakukan pemadaman api. “Jalannya tidak rata membuat kami lebih lambat untuk sampai di titik api,” tutupnya. Saat dimintai keterangan pada waktu yang sama, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, Tekad Sumardi menginformasikan dari pantauan Stasiun Meteorologi Kelas 1 SAMS Sepinggan terlihat banyaknya lokasi yang berpotensi timbulnya titik api. “Sampai saat ini potensi kebakaran hutan dan lahan di Berau sangat besar,” katanya . Banyaknya potensi kebakaran hutan dan lahan membuat status Berau menjadi waspada karhutla. “Saat ini kemungkinan terjadi karhutla di Berau masih di atas 70 persen, dan ada beberapa lokasi yang terpantau masih dalam kondisi aman,” jelasnya. Tekad Sumardi juga mengimbau masyarakat agar lebih tanggap dan dapat mengambil sikap bila melihat adanya titik api di sekitaran rumah. “Kalau masyarakat ada melihat titik api harap bisa menghubungi BPBD untuk dapat dilakukan pemadaman titik api tersebut agar tidak meluas,” pungkasnya. (*/fst/app)
Karhutla Lagi, Kali Ini 4 Titik
Sabtu 10-08-2019,01:21 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 22 September 2026, Cek di Sini!
Senin 21-09-2026,21:30 WIB
Program Terang Kampungku, Kukar Usulkan Penambahan Kapasitas Listrik Tenaga Surya pada 2027
Selasa 22-09-2026,08:01 WIB
Antrean BBM Konsisten Mengular di Kaltim, Pemprov: Persoalannya di SPBU
Senin 21-09-2026,22:20 WIB
Jeda Kompetisi untuk Benahi Tim, Pelatih Borneo FC Mauro Minta Suporter Bersabar
Senin 21-09-2026,23:00 WIB
Geger! Jasad Bayi dalam Ransel Ditemukan Tergantung di Rumah Kosong
Terkini
Selasa 22-09-2026,21:00 WIB
Pengerjaan Drainase Jalan DI Pandjaitan Balikpapan Kena Jalur Jargas, Aliran Gas Mati 1x24 Jam
Selasa 22-09-2026,20:30 WIB
Karhutla Kaltim Tembus 6.333 Hektare, Titik Panas Juga Terus Meningkat
Selasa 22-09-2026,20:00 WIB
Ibu Pembuang Jasad Bayi Baru 5 Hari Bekerja di Kios Minuman, Terungkap karena Mengeluh Sakit Perut
Selasa 22-09-2026,19:30 WIB
Evaluasi Sewa Kendaraan Dinas, Pemkot Samarinda Kembalikan Rp4,4 Miliar ke Kas daerah
Selasa 22-09-2026,19:00 WIB