Bankaltimtara

Program Terang Kampungku, Kukar Usulkan Penambahan Kapasitas Listrik Tenaga Surya pada 2027

Program Terang Kampungku, Kukar Usulkan Penambahan Kapasitas Listrik Tenaga Surya pada 2027

Panel surya dalam Program Terang Kampungku DPMD Kukar.-istimewa-

KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM- Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, memastikan pemenuhan kebutuhan listrik di 193 desa dan 44 kelurahan melalui program Terang Kampungku telah terpenuhi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto mengatakan, pemenuhan listrik tersebut dilakukan melalui jaringan Perusahaan listrik Negara (PLN) maupun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk wilayah yang berada di kawasan terpencil.

"Pemenuhan listrik desa kita itu di 193 desa dan 44 kelurahan sudah terpenuhi semua. Baik yang dialiri dengan listrik PLN atau yang kita intervensi melalui pembangkit listrik tenaga surya,"ucap Arianto, Senin, 21 September 2026.

Menurutnya, sejumlah wilayah yang masuk kategori remote area dibangun PLTS untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.

BACA JUGA: DPMD Kukar Pastikan Dana RT Ku Terbaik Rp100 Juta Tak Dipangkas

Salah satunya adalah PLTS Komunal di Desa Liang Buaya/Sepatung, Kecamatan Anggana, yang saat ini masih dalam tahap pengoperasian.

Namun, kapasitas listrik yang dihasilkan pembangkit tersebut dinilai belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Yang kita bangun itu memang belum maksimal. Tenaga yang dikeluarkan, diproduksi oleh tenaga surya itu masih kurang," ujarnya.

Karena itu, Pemkab Kukar berencana meningkatkan kapasitas daya PLTS yang telah dibangun agar kebutuhan listrik masyarakat di wilayah tersebut dapat terpenuhi secara optimal.

BACA JUGA: Pendekar Idaman Terbaik akan Mendapat Pembekalan Selama Empat Hari, Fokus Dampingi Program RT Ku Terbaik

Arianto menyebut, Pemkab Kukar juga telah mengusulkan penambahan kapasitas pembangkit listrik di sejumlah desa kepada pemerintah pusat.

Usulan tersebut disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Gubernur Kalimantan Timur.

"Pak Bupati mengusulkan desa-desa kita yang saat ini listriknya dipenuhi dengan tenaga surya, yang masih kurang, mudah-mudahan nanti 2027 bisa ditambah kapasitasnya," kata Arianto.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait