Program Terang Kampongku Kukar Sudah Terpasang di 25 Titik Desa Loh Sumber

Senin 12-10-2026,20:00 WIB
Reporter : Rahmat Pratama
Editor : Didik Eri Sukianto

Masih terdapat banyak gang yang belum mendapatkan fasilitas penerangan, sehingga pemerataan pemasangan lampu menjadi salah satu kebutuhan yang diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui keberlanjutan program pemerintah daerah.

BACA JUGA: Masuk Tahap Verifikasi, Desa Kahala Berpeluang Masuk Tiga Besar Nasional Percepatan Penanganan Stunting

"Yang pasti, terkait penerangan, desa kami masih sangat kekurangan. Banyak gang yang belum teraliri penerangan lampu, khususnya lampu dari program Terang Kampungku," ungkapnya.

Sukirno berharap program Terang Kampongku dapat kembali dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.

Kendati memahami kondisi keuangan daerah yang saat ini menghadapi defisit maupun kebijakan efisiensi anggaran, ia berharap alokasi pembangunan infrastruktur dasar di tingkat desa tetap mendapatkan perhatian.

Menurutnya, kebutuhan penerangan bukan semata-mata untuk memperindah lingkungan, melainkan juga berkaitan dengan upaya menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

BACA JUGA: Desa Sumber Sari Loa Kulu Wakili Kaltim di Penilaian Desa Cantik Tingkat Nasional

Keberadaan lampu di gang maupun fasilitas umum diharapkan dapat mengurangi kondisi lingkungan yang gelap dan mengantisipasi potensi terjadinya hal-hal negatif.

Selain itu, penerangan yang memadai juga dapat mendukung aktivitas masyarakat pada malam hari sekaligus menjadikan lingkungan permukiman lebih tertata dan nyaman.

Karena itu, pemerintah desa berharap kondisi anggaran daerah pada tahun-tahun mendatang semakin membaik agar pelaksanaan program Terang Kampongku dapat menjangkau lebih banyak wilayah yang masih membutuhkan penerangan.

"Harapan terbesar kami, mudah-mudahan dengan situasi dan kondisi saat ini, ketika anggaran daerah mengalami defisit atau efisiensi, anggaran pada tahun-tahun mendatang bisa lebih baik lagi sehingga program Terang Kampungku dapat dilanjutkan di desa-desa," harapnya.

BACA JUGA: Pengurus ABPEDNAS Kukar Terbentuk, Tunggu Pelantikan untuk Mulai Kemitraan dengan Pemda

Sukirno menegaskan, keberlanjutan program tersebut menjadi harapan masyarakat karena manfaatnya dapat dirasakan langsung, terutama bagi warga yang tinggal di lingkungan dengan fasilitas penerangan terbatas.

"Alasannya sangat mendasar dan program ini memang sangat diharapkan masyarakat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau kampung atau gang gelap, tentu berpotensi menimbulkan hal-hal negatif. Dengan adanya penerangan, wilayah desa juga menjadi lebih baik, terang, dan indah pada malam hari," pungkasnya.

Kategori :