Balikpapan Diserang ISPA, Bersamaan dengan Kabut Asap Akibat Karhutla

Rabu 02-09-2026,13:47 WIB
Reporter : Chandra
Editor : Baharunsyah

Alwiati menegaskan bahwa kewaspadaan tersebut diperlukan seiring adanya surat edaran Wali Kota Balikpapan terkait kewaspadaan karhutla.

Selain ISPA, diare juga disebut berpotensi meningkat ketika memasuki musim pancaroba, meskipun kondisi tersebut merupakan pola yang terjadi setiap tahun.

“Diare itu pasti ikut meningkat kalau musim pancaroba. Tapi kalau kita lihat tren setiap tahun begitu,” tambahnya.

BACA JUGA:Bus Balikpapan-IKN Tambah Titik Jemput di Plaza Balikpapan, Beroperasi hingga Pukul 21.30 Wita

Untuk melihat kondisi udara akibat asap, Dinkes Balikpapan telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), yang memiliki perangkat untuk mengukur kualitas udara.

“DLH yang mengukur kualitas udara, mereka yang punya alatnya. Kita belum tau hasilnya,” kata dia.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. 

Serta mengurangi aktivitas luar ruangan apabila tidak diperlukan.

Masyarakat juga diminta memperbanyak konsumsi air putih dan makanan bergizi, rutin mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer.

“Selain itu masyarakat juga diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami keluhan ISPA,” tandasnya.

BACA JUGA:Karhutla di Balikpapan Capai 28 Titik, Penyebabnya Bukan Aktivitas Buka Lahan tapi Dipicu Hal Ini

Dari informasi yang dihimpun dari akun instagram resmi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, menunjukkan bahwa kualitas udara masih dalam kategori baik, pada Rabu (2/9/2026).

Adapun Nilai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yakni 56 dengan nilai partikulat 2,5 dari rentang 0-15,5 mikrogram per meter kubik.

Dalam keterangan resmi tersebut, DLH Balikpapan mengklaim bahwa tingkat kualitas udara masih dapat diterima pada Kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan.

Sementara itu, dari pantauan nomorsatukaltim, udara hari ini (2/9/2026) masih tampak diselimuti kabut tipis. Terlihat dari perbukitan yang biasanya berwarna hijau, kini tampak seperti abu-abu menutup pepohonan.

(Chandra)

Kategori :