Bayan Open Jaring Atlet Bulu Tangkis Muda Kaltim

Rabu 26-08-2026,13:09 WIB
Reporter : Achmad Syamsir Awal
Editor : Baharunsyah

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Atmosfer di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome mendadak bergemuruh pada Selasa sore, 25 Agustus 2026.

Ribuan pasang mata penonton tertuju ke tengah lapangan saat dua legenda dan perbintang bulu tangkis tanah air berbagi garis servis dengan figur penting pembinaan olahraga Kalimantan Timur.

Laga eksibisi pembuka kejuaraan Bayan Open 2026 menyajikan duel istimewa, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) sekaligus Ketua PBSI Kaltim, Mudyat Noor, berduet langsung dengan peraih emas Asian Games, Jonatan Christie.

BACA JUGA:PPU Gandeng ITK Siapkan SDM Lokal agar Tak Sekadar Jadi Penonton di IKN

Di seberang net, tantangan datang dari legenda hidup ganda putra dunia, Hendra Setiawan, yang berpasangan dengan Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro.

Meski diwarnai gelak tawa dan aksi humoris di atas lapangan, kualitas rali dan penempatan bola yang diperagakan tetap menyedot perhatian.

Sorak-sorai penonton pecah setiap kali pukulan spektakuler tercipta sebuah tontonan yang tak hanya menghibur, tetapi juga menyuntikkan motivasi besar bagi para atlet muda yang memadati tribun.

BACA JUGA:Sepaku Krisis Air Bersih, Pemkab PPU Lobi BWS Amankan Sumber Baku

Bagi Mudyat, aksi turun ke lapangan bersama bintang dunia bukan sekadar hiburan semata, melainkan simbol komitmen pembinaan. Kehadiran figur setingkat Jojo dan Hendra Setiawan menjadi bukti nyata bahwa ajang seluncuran bakat di Benua Etam tidak bisa dipandang sebelah mata.

Turnamen Bayan Open 2026 kali ini menyedot antusiasme luar biasa dengan total 1.292 peserta dari berbagai penjuru. Mereka berlaga di beragam kelompok umur, mulai dari tingkatan usia dini hingga kategori veteran.

"Turnamen skala besar seperti Bayan Open ini harus menjadi kawah candradimuka. Dari sini kita ingin melahirkan bibit-bibit unggul bulu tangkis Kalimantan Timur yang berprestasi dunia,” ucap Mudyat.

Ia menekankan bahwa jam terbang dan kontinuitas kompetisi adalah fondasi utama membentuk mentalitas juara pada diri atlet muda, termasuk talenta lokal asal PPU.

 "Melalui sinergi pembinaan olahraga dan adanya turnamen besar, kami optimistis Kaltim, khususnya Penajam Paser Utara, akan semakin siap mencetak generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing tinggi," tambahnya.

BACA JUGA:PBSI Balikpapan Dorong Klub Cetak Atlet Berprestasi, Target Minimal Raih Emas atau Perak

Langkah nyata PBSI Kaltim menggalang kejuaraan berkualitas tinggi ini turut mendapat simpati dan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kaltim. 

Kategori :