Menurutnya, pemanfaatan sumber daya alam di daerah harus diikuti dengan peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Ia menilai masyarakat daerah perlu merasakan manfaat yang lebih besar dari kekayaan alam yang selama ini dikelola untuk kepentingan pembangunan nasional.
“Kekayaan alam yang luar biasa kaya, berbagai sumber daya alam dikeruk habis-habisan, tetapi kembalinya ke daerah sangat minim. Bahkan banyak sekali pemotongan anggaran,” katanya.
Yulianus mengatakan berkurangnya kemampuan anggaran daerah dari tahun ke tahun turut memberikan dampak terhadap pembangunan.
Kondisi tersebut dinilai dapat mempersempit ruang pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.
Ia kemudian meminta pemerintah pusat mengevaluasi kembali kebijakan yang berkaitan dengan hubungan keuangan pusat dan daerah.
BACA JUGA:Pertalite Tetap Diburu Meski Harus Antre 1 Jam, Warga Balikpapan: Ini Kebutuhan
Menurutnya, semangat desentralisasi harus tetap diperkuat agar pemerintah daerah memiliki ruang yang cukup untuk mengembangkan wilayahnya.
Yulianus menyebut pemerintah pusat harus membaca kritik tersebut secara bijak.
Ia menilai persoalan pemerataan pembangunan dapat menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan Indonesia, karena masyarakat daerah membutuhkan rasa keadilan dalam menikmati hasil pembangunan.
“Ini sinyal sekali lagi kepada pemerintah pusat supaya proses desentralisasi yang dipercayakan kepada semangat otonomi daerah itu dikembalikan kepada daerah,” tegasnya.
Ia meminta pemerintah pusat tidak menarik terlalu banyak kewenangan dan sumber daya ke tingkat pusat.
Menurutnya, daerah membutuhkan kewenangan dan dukungan anggaran yang memadai agar pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
Yulianus juga menegaskan bahwa masyarakat Dayak dan masyarakat daerah lainnya tetap memiliki komitmen terhadap NKRI.
Ia menambahkan keinginan untuk memperoleh keadilan pembangunan harus ditempatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan bangsa.
“Tidak ada orang Indonesia ingin memisahkan diri dari NKRI bila pemerintah pusat bersikap adil kepada daerah,” ucapnya.