Efisiensi Berlanjut ke BUMN, Prabowo Sasar Anak-Cucu Pertamina dan PLN

Senin 10-08-2026,09:01 WIB
Editor : Hariadi

JAKARTA, NOMORSATUKALTIM – Kebijakan efisiensi Presiden Prabowo Subianto kini merambah ke lingkungan badan usaha milik negara (BUMN). Setelah sebelumnya mendorong penghematan anggaran di level pemerintah daerah, Prabowo kini meminta jajaran BUMN memangkas struktur anak dan cucu perusahaan, terutama di Pertamina dan PLN.

Instruksi tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas bersama sejumlah pejabat dan pimpinan BUMN di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu malam, 9 Agustus 2026.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden secara khusus meminta pengurangan layer-layer atau lapisan perusahaan yang dinilai dapat membuat proses pengambilan keputusan menjadi lebih panjang.

"Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga memerintahkan pengurangan layer-layer dan anak cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya. Pemangkasan ditujukan agar pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, produktivitas lebih meningkat, dan efisiensi seluruh BUMN lebih terjaga," kata Teddy sebagaimana dikutip dari siaran resmi Sekretariat Kabinet yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (10/8/2026).

BACA JUGA: 200 BUMN sudah Ditutup, Prabowo: Nanti Kita Sisakan 250 Perusahaan Saja

BACA JUGA: Prabowo Luncurkan Program Khusus Cetak Pemimpin BUMN Masa Depan

Pemangkasan struktur tersebut tidak hanya diarahkan untuk mengurangi jumlah entitas di bawah perusahaan negara. Pemerintah juga menginginkan rantai pengambilan keputusan menjadi lebih pendek sehingga BUMN dapat bergerak lebih cepat ketika menghadapi persoalan strategis.

Pertamina dan PLN menjadi dua perusahaan yang secara khusus disebut dalam instruksi Presiden. Keduanya memiliki struktur bisnis yang luas dengan berbagai entitas anak dan cucu perusahaan.

Kebijakan pemangkasan layer BUMN sebenarnya telah berjalan sebelum instruksi terbaru Prabowo di Hambalang.

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti arahan Presiden untuk melakukan perampingan struktur perusahaan negara.

BACA JUGA: Prabowo Naikkan Tukin TNI, Prajurit Kelas Jabatan 1 Kini Terima Rp2,5 Juta

BACA JUGA: Cak Imin, Dasco dan Bahlil Dapat Gelar 'Pemimpin Kancil' dari Prabowo

Rosan mengatakan Pertamina dan PLN termasuk perusahaan yang menjadi perhatian karena penyederhanaan struktur diharapkan dapat mempercepat pengambilan keputusan sekaligus meningkatkan produktivitas.

"Arahan-arahan Beliau juga untuk pengurangan layer-layer, terutama di perusahaan-perusahaan BUMN yang besar (seperti) Pertamina, PLN, dan yang lain-lainnya agar pengambilan keputusan juga menjadi lebih cepat, produktivitas juga lebih meningkat, efisiensi juga lebih terjaga, dan juga tentu saja di BUMN-BUMN lainnya," kata Rosan, dilansir dari Antara.

Menurut Rosan, proses streamlining tersebut telah dilakukan terhadap 274 perusahaan hingga akhir Juli 2026.

Kategori :