Dugaan Keracunan Menu MBG di Bontang, Dinkes Tunggu Hasil Laboratorium

Minggu 09-08-2026,19:00 WIB
Reporter : Michael Fredy Yacob
Editor : Didik Eri Sukianto

Hal ini penting untuk memastikan apakah agen penyebab yang ditemukan sesuai dengan gejala, waktu munculnya gejala, serta makanan yang dikonsumsi korban.

"Dari hasil tersebut, kami akan menyusun kesimpulan investigasi, termasuk kemungkinan hubungan antara kejadian keracunan dengan kontaminasi mikrobiologis pada menu tertentu," tambahnya.

Selain itu, lanjut Toetoek, sejumlah langkah lanjutan juga akan dilakukan. Diantaranya memantau kondisi seluruh korban hingga pulih, memastikan tidak ada kasus baru, serta mendokumentasikan seluruh data kasus.

Pihaknya juga akan melaporkan hasil investigasi kepada Dinas Kesehatan Provinsi sebagai tindak lanjut laporan KLB, serta berkoordinasi dengan puskesmas, BPOM, pihak sekolah, dan pengelola dapur.

BACA JUGA: BGN Proses Pemecatan 66 Kepala SPPG, Ada yang Terkait Kasus Keracunan MBG

Tak hanya itu, pemeriksaan menyeluruh terhadap dapur MBG juga akan dilakukan, meliputi aspek higiene sanitasi, kualitas air, bahan baku, proses pengolahan, suhu penyimpanan, distribusi, hingga kebersihan peralatan dan penjamah makanan.

“Semua itu penting untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang,” tutup Toetoek.

Sebelumnya, puluhan siswa dan guru dari 4 sekolah di Kota Bontang, Rabu, 5 Agustus 2026, mengalami gangguan kesehatan berupa mual dan diare.

Penyebabnya diduga karena mengkonsumsi menu MBG yang diberikan SPPG Bontang Utara 2. Atas kejadian ini aktivitas dapur tersebut secara resmi dihentikan sementara sejak Jumat (7/8/2026) sampai waktu yang belum ditentukan.

Kategori :