Proyek drainase yang sebelumnya masuk dalam anggaran bankeu dipastikan sulit didapat lagi tahun ini. (dok) Samarinda, DiswayKaltim.com - Bantuan keuangan (bankeu) Pemprov Kaltim untuk Pemkot Samarinda dipangkas. Hampir separuhnya. Pemkot pasrah. Proyek-proyek strategis pun terancam ditunda. Pemangkasan itu tertuang dalam surat bernomor 900/2371/0673-III/BPKAD Kaltim. Ditandatangani langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Samarinda Ananta Fathurrozi membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan peruntukan bankeu sebelumnya untuk infrastruktur jalan dan drainase di Kota Tepian. "Ada juga dampak sosial banjir," beber Ananta, Jumat (1/5). Imbas pasti ada. Terutama proyek-proyek strategis pemkot. Yang semula sudah diatur dalam rencana pembangunan jangka menengah derah (RPJMD) 2016-2021. Namun proyek apa saja yang terkena imbas dari pemotongan bankeu itu, Ananta belum bisa mendetailkan. Ia mengarahkan agar langsung berkoordinasi dengan masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait. Tapi proyek di depan mata yang pasti kena imbas adalah penangan banjir katanya. Disamping itu akan ada pekerjaan lain yang terpaksa ditunda dulu pengerjannya. "Imbasnya tertunda saja, harapan kita segera selesai COVID-19 dan normal kembali termasuk program-program prioritas," harapnya. Disinggung apa saja proyek yang terpaksa ditunda itu, ia belum bisa mendetail. Ananta kembali mengarahkan kepada OPD yang lebih tahu soal itu. "Saya belum ada info," tambahnya. Alhasil pemkot pun pasrah. Belum bisa mencari solusi. Tak ada alternatif. Agar beberapa proyek tidak ada yang mandek. Atau tetap berjalan meski bankeu dari pemprov dipotong. "Hal itu karena dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) kota pun tergerus. Saat ini kita fokus ke COVID-19 sesuai arahan pusat," pungkasnya. Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin pun membenarkan pemotongan itu. “Iya benar, 50 persen,” kata Sugeng singakt melalui pesan whatssapp. Diketahui, Samarinda selalu kebagian bankeu lebih besar. Selama tiga tahun terakhir. Untuk tahun anggaran 2018, Pemkot Samarinda diguyur Rp 206,4 miiliar. Pada 2019, alokasinya naik menjadi Rp 475,6 miliar. Tahun depannya turun namun tidak signifikan yakni Rp 474 miliar. Itu sebelum adanya pemangkasan. Plt Sekprov Kaltim M Sabani pun mengaku nilai itu akan ada penyesuaian. (M4/boy)
Pemkot Samarinda Pasrah, Bantuan Keuangan Dipotong 50 Persen
Jumat 01-05-2020,21:16 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,21:50 WIB
Ubah Kardus Bekas Jadi Uang, Pertamina Dorong Bank Sampah Askit Balikpapan Ciptakan Lingkungan Bersih
Kamis 05-11-2026,05:59 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 5 November 2026, Cek di Sini!
Rabu 04-11-2026,14:46 WIB
Kutim Jadi Satu-Satunya Daerah di Kaltim yang Lolos Program Angkutan Perintis
Rabu 04-11-2026,18:00 WIB
Utang Pemkab PPU Lunas Tahun Ini, Sisa Rp63 Miliar Dibayar Desember 2026
Rabu 04-11-2026,16:37 WIB
DPMK Mahulu Minta Semua Kampung Percepat Pengajuan Anggaran
Terkini
Kamis 05-11-2026,14:30 WIB
Harga Emas Antam Hari ini 5 November 2026 Naik Rp3.000 Per Gram
Kamis 05-11-2026,14:00 WIB
Pemkab PPU Dorong Jingle “Ise Kabar Taka” Diperdengarkan di Sekolah dan Agenda Resmi Pemerintah
Kamis 05-11-2026,13:30 WIB
DP3A Kukar Catat 180 Kasus Kekerasan Anak, Penanganan dan Pencegahan Tetap Berjalan
Kamis 05-11-2026,12:56 WIB
Sidang Kasus Ijazah Palsu: Hadir sebagai Saksi, Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan dari SD hingga UGM
Kamis 05-11-2026,12:25 WIB