"Manuver olah gerak kapal pada saat proses sandar maupun lepas sandar harus dilakukan dengan kewaspadaan dan kehati-hatian ekstra," tegas Ramadhani.
Terpisah, Supervisi Bisnis dan Pelayaran PT ASDP Indonesia Feri (Persero) Pelabuhan Penajam, Heru Sulistriono, mengatakan baik Dermaga 1 dan 2 telah beroperasi normal seperti biasanya.
Atau tak dilakukan lagi skema operasional khusus seperti kala masih dilakukan perbaikan.
Terkait Dermaga 1 belum lagi dilengkapi fasilitas Dolphin Protector, ia bilang akan dilakukan perbaikan, diharapkan dapat terlaksana pada tahun ini.
"Dolphin-nya rubuh, nanti akan dilakukn perbaikan. Namun sekarang bisa untuk disandarkan dan dioperasikan," terang Heru.
BACA JUGA:Polres PPU Terapkan Uji Berlapis untuk 1.311 Porsi MBG
Untuk diketahui, sebelumnya dua dermaga di Pelabuhan Ferry Penajam dilakukan perbaikan sejak Juni lalu.
Dengan rampungnya dan kembali beroperasi normal, diharapkan tak terjadi antrean panjang kendaraan yang memuat logistik hingga berjam-jam.
Sebab, saat itu dilakukan penyesuaian skema operasional khusus selama pekerjaan.
Diinformasikan, saat ini tercatat 12 kapal feri yang beroperasi melintasi Teluk Balikpapan dan beroperasi 24 jam.