JAKARTA, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah menyiapkan skema baru dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) dengan memanfaatkan jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Kebijakan tersebut saat ini masih berada pada tahap uji coba dan disebut menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi program strategis pemerintah, agar penyaluran bantuan semakin efektif dan tepat sasaran.
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, tahap awal bansos yang disalurkan mencakup Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Kedua bansos tersebut selama ini disalurkan melalui Kementerian Sosial dalam bentuk bantuan tunai.
BACA JUGA: Koperasi Desa Merah Putih: Solusi Ekonomi Desa atau Duplikasi Minimarket?
BACA JUGA: Prabowo: Semua Barang Subsidi Harus Disalurkan melalui KDKMP
"Yang disalurkan lewat Kementerian Sosial itu kan dua, Bantuan Pangan Non-Tunai sama Program Keluarga Harapan. Ini kan sudah cash transfer. Tentu ke depan kita akan coba juga bisa disalurkan melalui Kopdes (Koperasi Desa Merah Putih), karena di Kopdes nanti kan ada gerai-gerai, salah satunya gerai dari Bank Himbara," kata Gus Ipul, Kamis, 16 Juli 2026.
Ia menjelaskan, rencana tersebut kini mulai dikoordinasikan dan telah memasuki tahap uji coba di sejumlah daerah sebagai bagian dari persiapan implementasi kebijakan.
Saat ditanya apakah skema baru itu hanya akan diterapkan untuk BPNT, Gus Ipul menegaskan seluruh jenis bantuan sosial berpeluang disalurkan melalui Kopdes Merah Putih apabila seluruh persiapan telah selesai.
"Ya, semua sebenarnya sih. Kalau memang sudah siap, semua bisa nanti," jelasnya.
BACA JUGA: Proyek Pembangunan KDMP di Mahulu Baru di 3 Lokasi, Target Rampung Bulan Ini
BACA JUGA: Gaji Manajer Kopdes Merah Putih 2 Digit Ditransfer ke Rekening Beredar di Media Sosial
Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu menuturkan, arahan Presiden dalam rapat pemerintah menitikberatkan pada penguatan pelaksanaan berbagai program strategis, termasuk peningkatan efektivitas penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Karena itu, pemerintah tidak akan terburu-buru menerapkan skema baru tersebut. Penyaluran bansos melalui Koperasi Desa Merah Putih baru akan dilakukan setelah seluruh aspek pendukung dinyatakan siap.
"Yang penting adalah menerima arahan Presiden, bagaimana program strategis ini diperkuat dan dipertajam implementasinya. Insyaallah kalau semuanya sudah siap, infrastrukturnya siap, sumber daya manusianya siap, komoditasnya siap, Koperasi Merah Putih siap, baru bisa diimplementasikan," jelas Gus Ipul.