Operator dozer tersebut akhirnya menemukan korban berada di bawah ban depan dump truck sebelum melaporkan kejadian kepada pengawas di area kerja.
“Operator Dozer E553 segera menghubungi pengawas untuk melaporkan kejadian tersebut,” tulis memorandum Kepala Teknik Tambang.
Hingga berita ini diturunkan, wartawan nomorsatukaltim juga telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak PT Kaltim Prima Coal terkait insiden tersebut.
Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan maupun keterangan resmi yang diberikan.
BACA JUGA:Bupati Kutim Serahkan Sapi Kurban Presiden Hampir 1 Ton ke Masjid Al-Falah
Insiden ini kembali menjadi perhatian terkait pentingnya penerapan standar keselamatan dan mitigasi risiko dalam aktivitas operasional pertambangan, khususnya pada penggunaan alat berat di area dumping.