FISIPERS Kampanyekan Perlindungan Anak di SDN 006

Jumat 22-05-2026,17:36 WIB
Reporter : Ari Rachiem
Editor : Baharunsyah

Dalam pemaparannya, Ayunda menjelaskan pentingnya mengenali area privasi tubuh serta memahami bentuk sentuhan yang aman dan berbahaya bagi anak usia dini. 

Ayunda menjelaskan kepada siswa bahwa ada beberapa bagian tubuh yang wajib dijaga dan tidak boleh disentuh sembarang orang. Bagian tersebut meliputi dada, perut, kemaluan, dan bokong. 

“Kalau merasa tidak nyaman saat disentuh itu tanda bahaya,” ujar Ayunda saat memberikan materi kepada siswa. 

Ia menegaskan bagian tubuh pribadi hanya boleh disentuh oleh diri sendiri, kecuali dalam kondisi medis yang didampingi orang tua atau tenaga kesehatan. 

Penjelasan tersebut diberikan menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami anak-anak sekolah dasar. 

Selain mengenalkan area privasi tubuh, Ayunda juga menjelaskan perbedaan sentuhan aman dan sentuhan tidak aman. 

Sentuhan aman digambarkan sebagai tindakan yang membuat anak merasa nyaman, tenang, dan bahagia. Sebaliknya, sentuhan tidak aman biasanya menimbulkan rasa takut, malu, bingung, bahkan disertai ancaman. 

“Anak-anak harus tahu kalau ada sentuhan yang membuat mereka takut atau dipaksa, itu harus segera dihindari dan dilaporkan,” jelasnya. 

Dalam sesi edukasi itu, siswa juga diajarkan cara menolak ajakan berbahaya dari orang lain. 

BACA JUGA:SPMB Samarinda 2026 Siap Digelar, Orang Tua Bisa Daftar dari Rumah

Ayunda memberikan contoh kalimat rahasia yang perlu diwaspadai, seperti larangan memberi tahu orang tua atau ancaman tertentu yang membuat anak merasa takut. 

Ia mengingatkan siswa agar berani mengatakan tidak ketika merasa tidak nyaman terhadap perlakuan seseorang. 

Setelah itu, anak-anak diminta segera menjauh dan menceritakan kejadian tersebut kepada guru maupun orang tua. 

"Kalau merasa takut atau bingung, anak-anak harus berani bicara kepada orang dewasa yang dipercaya,” tegasnya. 

Kepala SDN 006 Samarinda Ulu, Nurul Afriyan, menyambut baik kegiatan edukasi tersebut karena dinilai sangat penting bagi siswa sekolah dasar yang masih rentan menjadi korban kekerasan seksual. 

“Ini adalah materi yang bagus. Semoga anak-anak kami dapat menerima dengan baik dan memahami pentingnya menjaga diri sejak dini,” ucapnya. 

Kategori :