dr Osa Rafshodia. (Nada/DiswayKaltim) ============ Samarinda, Diswaykaltim.com - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda, dr Osa Rafshodia membeberkan bahwa saat ini kondisi wilayah Kota Samarinda masuk zona merah. Untuk itu ia mengajak kepada seluruh masyarakat agar berdiam diri di rumah saja. Disinggung mengenai masyarakat Samarinda yang masih sering melakukan aktifitas kumpul-kumpul. Osa menyampaikan, apabila ada yang melihat gerombolan massa segera melaporkan ke 112. Kemudian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda yang akan turun dan menyikapinya. "Seluruh wilayah di Samarinda masuk dalam zona merah. Bisa dikatakan Samarinda masuk fase bencana," ungkap dr Osa, melalui aplikasi teleconference, Senin (20/4/2020) siang. Bahkan, diprediksi akan terjadinya lonjakan pasien COVID-19 pada bulan April hingga Mei. Dan kurva ini makin hari makin meningkat. "Pasien yang bertambah positif corona bisa mencapai 40-80 pasien perbulan. Puncaknya ini di mulai pertengahan April menuju ke bulan Mei dan seterusnya," kata dr Osa. Sehingga ia berharap, mudah-mudahan kedepan pihaknya bisa menurunkan kurva kenaikan pasien itu. "Prediksi ini bisa memanjang bisa sampai dua bulan. Kalau physyical distancing tidak ketat atau disiplin," pungkasnya. (m4/byu)
Samarinda Masuk Zona Merah, Sebulan Diprediksi Bisa 80 Pasien Terjangkit COVID-19
Selasa 21-04-2020,11:33 WIB
Reporter : Bayu
Editor : Bayu
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,09:40 WIB
Update Perang Iran-Israel: Fasilitas Nuklir Dimona Diserang Rudal Nuklir Iran
Minggu 22-03-2026,09:52 WIB
Hasil Kualifikasi MotoGP Brasil 2026: Fabio Di Gianantonio Pole, Mark Marquez Start Posisi 3
Minggu 22-03-2026,11:31 WIB
Bisnis Kripto Makin Menggiurkan, Perusahaan Keuangan Korsel-Inggris Sepakat Kembangkan Stablecoin
Minggu 22-03-2026,17:15 WIB
AS Ancam Luluhlantahkan Fasilitas Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Dibuka, Ini Respons Teheran
Minggu 22-03-2026,16:03 WIB
12 Rumah di Jalan Veteran Bontang Dilahap Api, Penyebab Masih Misteri
Terkini
Minggu 22-03-2026,22:27 WIB
KPK Benarkan Gus Yaqut Keluar dari Rutan 2 Hari sebelum Idulfitri 1447 H, Ini Alasannya..
Minggu 22-03-2026,22:27 WIB
Jasamarga Terapkan Diskon Tarif Tol 30 Persen selama 2 Hari, Khusus Jalur Arus Balik Mudik
Minggu 22-03-2026,21:48 WIB
Asosiasi Travel Bontang Pastikan Tiga Sopir Positif Konsumsi Narkoba Bukan Anggota Mereka
Minggu 22-03-2026,19:20 WIB
Momen Idulfitri, Beras Basah Tidak Terlalu Ramai, Pengunjung Keluhkan Mahalnya Kocek ke Sana
Minggu 22-03-2026,18:11 WIB