Kabar Duka dari Tanah Suci, Satu Jamaah Haji Samarinda Meninggal Dunia

Senin 04-05-2026,07:01 WIB
Reporter : Ari Rachiem
Editor : Hariadi

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Kabar duka datang dari penyelenggaraan ibadah haji 2026 setelah seorang jamaah asal Kota Tepian dilaporkan meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi. 

Jemaah tersebut diketahui bernama Endar Jaya Purwadi (62), tergabung dalam kloter BPN 01 dan menjadi salah satu dari total 7 jemaah haji Indonesia yang wafat hingga awal Mei ini.

Informasi wafatnya jemaah asal Samarinda itu diumumkan dalam konferensi pers Kementerian Haji Republik Indonesia yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi Kemenhaj RI, pada Sabtu, 2 Mei 2026. 

Selain Endar, satu jemaah lainnya yang juga dilaporkan meninggal dunia adalah Siti Sri Rahayu Sanusi (65) dari kloter SOC 12 asal Kabupaten Pekalongan.

BACA JUGA: 2 Bus Jamaah Calon Haji Kecelakaan di Madinah, 10 Jamaah Terluka dan Tak Ada Korban Jiwa

“Dengan demikian, total jemaah haji Indonesia yang wafat hingga saat ini mencapai tujuh orang,” ujar Kepala Biro Humas Kementerian Haji RI Moh Hasan Afandi dalam konferensi pers, dikutip Minggu (3/5/2026).

Hasan menjelaskan, hingga hari ke-12 penyelenggaraan haji, proses keberangkatan jemaah dari Indonesia, kedatangan di Madinah, hingga pergerakan menuju Makkah berlangsung lancar dan tertib dengan pengawalan petugas di berbagai titik layanan.

Menurut data Kemenhaj, hingga saat ini sebanyak 175 kelompok terbang atau kloter dengan total 68.082 jemaah dan petugas telah diberangkatkan menuju Arab Saudi. 

Sementara jumlah jemaah yang sudah tiba di Madinah tercatat sebanyak 165 kloter atau 64.129 orang. “Jamaah yang telah tiba di Makkah saat ini sebanyak 19 kloter dengan total 7.387 jemaah,” jelas Hasan.

BACA JUGA: 353 Calon Haji asal Paser Bertolak ke Tanah Suci

Pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah juga terus dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan. 

Dari sisi kesehatan, Kemenhaj mencatat sebanyak 5.576 jamaah menjalani rawat jalan selama berada di Arab Saudi. 

Selain itu, 105 jamaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), sementara 125 jamaah lainnya dirawat di rumah sakit Arab Saudi. “Hingga saat ini, jumlah jemaah yang masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi sebanyak 39 orang,” imbuhnya.

Hasan mengatakan layanan kesehatan terus diperkuat mengingat cuaca panas ekstrem di Arab Saudi yang dapat memengaruhi kondisi fisik jemaah, khususnya kelompok lanjut usia dan mereka yang memiliki penyakit bawaan.

BACA JUGA: 359 Jamaah Haji Kloter 1 Samarinda Bertolak dari Balikpapan, Satu Batal karena Terdeteksi Hamil

Kategori :