Musda Golkar Samarinda Ditunda, Calon Ketua Masih Andi Satya

Minggu 26-04-2026,15:34 WIB
Reporter : Ari Rachiem
Editor : Baharunsyah

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Samarinda ditunda. 

Hingga saat ini baru satu nama yang muncul sebagai calon ketua, yakni Andi Satya Adi Saputra. 

Penundaan agenda penting partai tersebut diputuskan oleh panitia meskipun persiapan telah mencapai sekitar 80 persen. 

Pertimbangannya karena kondisi dinilai belum kondusif, setelah adanya aksi demonstrasi beberapa hari sebelumnya. 

BACA JUGA:Menteri Agama Dorong Masjid Islamic Center Samarinda Jadi Pusat Ekonomi Umat

Ketua panitia Musda Golkar Samarinda, Ari Wibowo, menjelaskan bahwa keputusan penundaan diambil langsung oleh dirinya selaku ketua panitia, setelah mempertimbangkan situasi di lapangan. 

BACA JUGA:Wali Kota Samarinda Minta Massa Jaga Fasilitas Umum Saat Aksi 21 April

“Alhamdulillah persiapan sebenarnya sudah hampir 80 persen untuk Musda Samarinda yang seharusnya digelar tanggal 18 April, namun saya sebagai ketua panitia memutuskan untuk menunda karena beberapa hari sebelumnya terjadi aksi demo 214,” ujarnya, pada Sabtu 25 April 2026. 

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil secara mandiri sebagai bentuk tanggung jawab panitia, untuk memastikan kegiatan berjalan dalam kondisi yang lebih siap dan aman. 

“Keputusan ini murni dari saya sebagai ketua panitia, karena kami ingin pelaksanaan Musda berlangsung lancar dan situasinya benar-benar mendukung,” jelasnya. 

Ari menyampaikan bahwa setelah penundaan dilakukan, pihak panitia langsung berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Kaltim. 

BACA JUGA:PDIP Kukar Perkuat Struktur Partai Hingga Tingkat Kecamatan

Laporan penundaan tersebut disampaikan melalui surat resmi ke DPD Golkar Kaltim. 

“Setelah pembatalan kami bersurat kembali ke DPD I untuk menjelaskan alasan penundaan, dan selanjutnya kami menyerahkan kepada DPD I untuk menentukan waktu pelaksanaan yang baru,” katanya. 

Ia memastikan bahwa penundaan ini bersifat sementara. Sedangkan seluruh tahapan yang telah dipersiapkan sebelumnya, tetap akan digunakan ketika Musda kembali dijadwalkan. 

Kategori :