Sikap tertutup ini sangat disayangkan, mengingat transparansi pejabat publik adalah kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program MBG dari Presiden Indonesia, Prabowo Subianto.
BACA JUGA: Kini Terdapat 4 SPPG di PPU yang Ditangguhkan Akibat IPAL Bermasalah
BACA JUGA: SPPG Polres PPU Disetop, 1.189 Siswa SD hingga SMA Terdampak
Salah seorang siswi SMP Negeri 22 menyebut, tak lagi menerima MBG di sekolah saat SPPG Gunung Steleng ditangguhkan. "Enggak dikasi lagi," singkat dia yang tak ingin namanya dipublis.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten PPU, Durajat, menyebut pihaknya telah menanyakan perihal SPPG yang ditangguhkan, seperti SDN 008, SMPN 21 dan SMAN 8, dimana untuk MBG di sekolah itu dari dapur Polres PPU.
Sementara itu, Kepala SDN 038 Penajam, Wahyuningsih, mengatakan MBG sementara waktu disetop. "Katanya sedang ada perbaikan, sejak 6 April sudah disetop MBG," ucap dia via WA.
"Sudah komunikasi dengan Asranyah perwakilan BGN wilayah Penajam dan sudah konfirmasi ke kepala sekolah, sementara ditutup," kata Durajat.