Arus Balik di Mahulu Masih Sepi, Dishub Tetap Siaga di Beberapa Titik Strategis

Jumat 27-03-2026,14:21 WIB
Reporter : Teodorus Usman Wanto
Editor : Tri Romadhani

MAHAKAM ULU, NOMORSATUKALTIM - Arus balik usai masa libur Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) hingga saat ini belum menunjukkan peningkatan keramaian, bahkan di beberapa titik pelabuhan masih terpantau sepi, termasuk di jalur darat.

Meski begitu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mahulu bersama kepolisian tetap melakukan pengawasan dan pengendalian di sejumlah titik strategis.

‎‎Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Mahulu, Papilus Panyu mengatakan, semua armada transportasi baik sungai maupun darat sampai saat ini dilaporkan siap melayani masyarakat, termasuk yang melakukan perjalanan balik ke Mahulu pasca lebaran. 

“Sejauh ini, kalau kita lihat untuk arus balik sementara masih sepi. Tapi walaupun begitu, kita menyiapkan armada dan petugas jaga untuk pengamanan dan pengawasan,” kata Papilus, Jumat 27 April 2026.

BACA JUGA:Kebakaran Hebat di Batu Ampar Hanguskan Puluhan Rumah, Disdamkartan Kutim Ungkap Penyebab Sementara

Ia menegaskan, dalam proses pengamanan mudik lebaran tahun 2026, Dishub Mahulu telah menjalin kerjasama yang baik dengan pihak kepolisian dan TNI, termasuk instansi pemerintah lainnya.

Beberapa titik yang menjadi fokus pengamanan antara lain posko terpadu, pos dermaga Ujoh Bilang, pos dermaga Batoq Kelo, serta sejumlah pos di wilayah Mamahak.

Pengamanan yang dilakukan bertujuan agar perjalanan arus mudik dan arus balik masyarakat dapat berjalan lancar, serta untuk memastikan moda transportasi yang digunakan dalam kondisi layak pakai. 

‎‎“Pengawasan kami lakukan di titik-titik pos yang sudah disiapkan, dan petugas akan tetap siaga sampai beberapa hari ke depan,” jelasnya.

BACA JUGA:Berawal dari Baso Aci Rumahan, Tercabaikan Kembangkan Kuliner Tradisional Modern lewat Pemberdayaan BRI

‎‎Dari sisi pemantauan, ia menyebutkan sistem CCTV saat ini baru mencakup wilayah darat, sementara untuk jalur sungai belum seluruhnya terpantau.

‎‎Sementara itu, kondisi akses darat di sejumlah titik masih menjadi perhatian karena ada ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup parah, terutama di wilayah setelah Jembatan Mengeh menuju arah Simpang FTC.

‎“Kalau hujan, kondisi jalan di situ cukup parah karena berlumpur dan tergenang. Tapi kalau cuaca kering masih bisa dilalui,” sebut Papilus.

‎‎Meski demikian, secara umum kondisi jalur lainnya masih relatif aman untuk dilalui masyarakat.

BACA JUGA:Jumlah Pembesuk di Rutan Tanah Grogot Capai 2.885 Orang Selama Libur Lebaran

Kategori :