BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Jumlah kunjungan wisatawan ke Pantai Manggar Segarasari meningkat signifikan selama libur Lebaran 2026. Data UPTD Pantai Manggar mencatat lonjakan tajam terjadi pada hari kedua (H+2) libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Pada Sabtu, 21 Maret 2026 lalu, jumlah pengunjung tercatat sebanyak 1.003 orang, terdiri dari 891 orang dewasa dan 112 anak-anak.
Adapun, kendaraan yang masuk mencapai 282 unit, meliputi 126 sepeda motor, 155 mobil, dan satu kendaraan roda enam.
Sehari berselang, pada Minggu, 22 Maret 2026, jumlah pengunjung meningkat menjadi 5.227 orang, dengan rincian 4.313 orang dewasa dan 914 anak-anak.
BACA JUGA: Antisipasi Gangguan Listrik di Paser, PLN Siagakan 70 Petugas Selama Libur Lebaran
BACA JUGA: Libur Lebaran, Dispar Kubar Siapkan Pengelolaan Wisata Jantur Inar
Sementara itu, jumlah kendaraan yang masuk mencapai 1.385 unit, terdiri dari 695 sepeda motor, 688 mobil, dan dua kendaraan roda enam.
Kepala UPTD Pantai Manggar, Yusdi Linting, mengatakan peningkatan kunjungan tersebut merupakan tren tahunan saat libur panjang, khususnya Lebaran.
"Terjadi peningkatan kunjungan yang cukup signifikan. Pantai Manggar masih menjadi destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga," ujarnya.
Ia menyebut, pengelola telah melakukan sejumlah persiapan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, di antaranya pengaturan arus kendaraan, penambahan petugas di titik-titik strategis, serta peningkatan kebersihan kawasan.
BACA JUGA: Disporaparekraf Bontang Siapkan Destinasi Wisata Khusus Libur Lebaran 2026
BACA JUGA: Sempat Rusak Parah, Ekowisata Mangrove Tanjung Batu Berau Siap Dibuka Lagi Saat Libur Lebaran 2026
Selain itu, pengunjung juga diimbau untuk menjaga ketertiban dan keselamatan selama berada di area pantai, terutama bagi yang membawa anak-anak.
Pantai Manggar selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Balikpapan dengan akses yang mudah serta fasilitas penunjang bagi wisata keluarga.
Lonjakan kunjungan selama libur Lebaran juga berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi di sekitar kawasan wisata, termasuk bagi pedagang makanan dan penyedia jasa rekreasi.