Ia menjelaskan, bahwa inflasi bulanan Kutai Timur tercatat sebesar -0,22 persen, jauh lebih rendah dibanding inflasi nasional bulanan yang mencapai 0,68 persen.
Dengan kondisi tersebut, tekanan harga dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap pelemahan ekonomi makro daerah.
Meski demikian, Pemkab Kutim masih belum merilis secara terperinci data inflasi tahunan sebagai pembanding tren dari tahun-tahun sebelumnya.
“Saya belum mengkomparasi data dari tahun-tahun lalu. Tapi secara garis besar sekarang lebih bagus, tutupnya.