Terkait penyaringan data kepesertaan, Sofyan Agus mengatakan terdapat sejumlah metode yang dapat ditempuh, mulai dari survei langsung ke rumah warga (ground checking) hingga kerja sama lintas unsur.
BACA JUGA: 8.000 Peserta PBI Dicoret, Komisi IV DPRD Balikpapan Pertanyakan Validasi Data
BACA JUGA: Penonaktifan BPJS PBI Picu Kekhawatiran Publik, Pemkab Kutim Pastikan Layanan Tetap Jalan
“Ground checking bisa dilakukan oleh TKSK, pendamping sosial, pendamping PKH, pekerja sosial masyarakat, bahkan oleh kelurahan. Hasilnya langsung diinput ke sistem,” ujar Agus.
Ia menambahkan, koordinasi antara kelurahan, Dinas Sosial, dan BPJS Kesehatan kini semakin intensif sehingga laporan tumpang tindih data (overlapping) sudah sangat minim.
“Kalau ada kasus di lapangan, kelurahan langsung konfirmasi. Prinsipnya, kalau datanya memenuhi, masyarakat tetap kita layani,” pungkas Agus.